Kiat Sukses

Kiat Sukses Bisnis Online: Tingkatkan Produktivitas Anda

October 6, 2020

Salah satu kiat sukses terpenting dalam bisnis online yang sering terlupakan adalah produktivitas.

Ya tentu saja, taktik itu penting. Strategi lebih penting. Tapi produktivitas juga sangat penting.

Jika orang mengatakan yang penting action, menurut saya salah. Yang penting adalah action yang banyak, yang produktif, bukan hanya sekedar action.

Sudah banyak yang membuktikan, strategi, taktik, dan teknik yang sederhana, dilakukan secara masif itu sudah menghasilkan. Apalagi jika strategi, taktik, dan teknik yang jitu. Akan jauh lebih menghasilkan.

Saya menyarankan bagi pemula, belajarlah cara sederhana yang sudah terbukti berhasil, kemudian lakukan secara masif. Ada banyak keuntungan menggunakan pendekatan ini.

Pertama, praktek akan mematangkan ilmu dan keterampilan Anda. Kedua, dari praktek Anda bisa mendapatkan pelajaran. Dan yang ketiga, dengan praktek Anda melatih mental yang tangguh, menyingkirkan kemalasan dan sikap suka menunda-nunda.

Kiat Sukses Bisnis Online: Tingkatkan Produktivitas Anda

Tahapan Meningkatkan Produktivitas Diri Dari Nol

Anda tidak harus memulai dari tahapan 1, karena kondisi setiap orang akan berbeda. Jika masih nol, mulai dari tahapan 1. Jika tahap 1 sudah bisa, maka Anda bisa ke tahap selanjutnya yang sesuai dengan tingkat kemajuan Anda.

Kata kunci untuk produktif adalah konsisten. Konsisten apa saja?

Tahap 1: Konsisten Alokasi Waktu

Banyak orang yang tidak produktif karena tidak ada waktu. Ini adalah alasan yang sering dikatakan banyak orang. Pertanyaanya adalah, Anda serius mau bisnis online? Maka alokasikan waktu untuk bisnis online. Jika Anda tidak mau mengalokasikan waktu untuk bisnis online, maka lupakan saja.

“Bukan tidak mau kang, tapi tidak bisa.”

Salah. Tidak mau.

Karena semua orang punya waktu yang sama. Hanya 24 jam per hari. Selanjutnya adalah kitalah yang memilih, yang menentukan, atau yang memutuskan waktu kita mau digunakan untuk apa. Anda yang memutuskan, apakah sebagiannya untuk bisnis online atau yang lain?

Itu keputusan Anda, mau atau tidak? Itu saja.

Sukses itu ada harganya. Alokasi waktu adalah harga pertama yang harus Anda keluarkan untuk sukses di bisnis online. Tidak mau mengalokasikan waktu, artinya Anda tidak mau membayar sukses bisnis online. Dan sukses yang Anda raih akan sesuai dengan harga yang mau Anda bayarkan.

Jadi, berapa jam per hari yang Anda alokasikan untuk bisnis online? Konsistenlah. Jalankan setiap hari. Lebih boleh, kurang tidak boleh. Mungkin akan ada kekacauan untuk hal lainnya, atasilah. Belajar cara mengatasi kekacauan itu. Itu biasa.

“Tapi kang, masih bingung mau melakukan apa di alokasikan waktu itu.”

Minimal, Anda bisa belajar. Belajar bisnis online. Cara mengatasi bingung itu ada 2 tahap. Pertama belajarlah, karena bingung disebabkan kurang ilmu. Kedua putuskanlah. Bingung bisa disebabkan karena ada 2 atau banyak pilihan. Maka putuskanlah. Jangan takut salah atau gagal. Apa pun pilihan Anda, bisa salah bisa gagal.

Selama alokasi waktu ini, FOKUS untuk membangun bisnis online, minimal bisa dimulai dengan belajar bisnis online. Jika sudah belajar, bisa mulai bertindak. Pertahankan konsistensi alokasi waktu untuk 1-4 pekan.

Tahap 2: Konsisten Tindakan

Jika sudah konsisten dengan alokasi waktu, Anda bisa lanjutkan ke konsistensi tindakan. Jadi kita tidak melihat hasil dulu, tetapi lebih ke tindakan. Jumlah tindakan.

Buatlah ukuran untuk melihat konsistensi tindakan Anda. Misalnya:

  • Menulis 1000 kata per hari
  • Membuat 10 gambar instagram per hari
  • Membuat 1 video per hari
  • Posting 3 status facebook per hari
  • dan sebagainya

Anda bisa mulai dengan jumlah yang sedikit dulu, sambil terus ditingkatkan. Lakukan minimal selama alokasi waktu yang sudah Anda tetapkan.

Jika Anda memilih metode-metode yang sudah terbukti berhasil, sebenarnya sampai disini sudah bagus dan akan menghasilkan. Berikut beberapa metode yang sudah banyak orang membuktikannya:

Lakukan salah satu dari teknik ini ditambah dengan konsistensi tindakan, akan menghasilkan juga.

Konsistensi bertindak untuk sebagian orang masih menjadi tantangan besar. Jika Anda membutuhkan waktu disini, tidak apa-apa, lanjutkan saja. Sampai cukup konsisten bertindak. Atau targetkan jumlahnya, misalnya masing-masing 1000 konten.

Tahap 3: Konsistensi Hasil

Jika sudah konsisten bertindak, Anda bisa melanjutkan ke hasil. Sebenarnya, konsisten tindakan dengan proven method, sudah akan menghasilkan. Namun akan lebih baik jika Anda memiliki konsistensi hasil juga.

Dengan konsisten hasil, produktivitas selanjutnya akan jauh lebih besar.

Misalnya, Anda menulis 1000 artikel di blog Anda. Ini hasil konsistensi tindakan. Sangat mungkin tiap artikel memberikan sumbangan traffic yang berbeda. Ada yang nol dan ada yang banyak. Tidak semua artikel memberikan hasil yang konsisten.

Tentu kita tidak bisa mengharapkan jumlah traffic yang sama dari setiap artikel. Tetapi Anda bisa mengusahakan bahwa setiap artikel yang Anda tulis akan menghasilkan traffic dengan jumlah minimal tertentu. Anda bisa menemukan pola dari yang sudah-sudah, artikel seperti apa yang mendatangkan traffic dan yang seperti apa yang tidak.

Dari pola Anda bisa menentukan sebuah framework (kerangka kerja). Sederhana, langkah apa saja yang perlu dilakukan dan tahapannya. Langkah 1 apa, langkah 2 apa, dan selanjutnya.

Ini juga berlaku di youtube, instagram, Facebook group, dan sebagainya. Akan ada hasil kerja Anda yang menghasilkan, akan ada yang tidak. Coba amati.

  1. Buatlah sebuah teori framework (kerangka kerja) bagaimana cara bertindak Anda yang menghasilkan. Misalnya, cara membuat video youtube yang menghasilkan. Teori ini sebagai dugaan sementara.
  2. Buatlah video Anda (atau konten lainnya) sesuai dengan teori tadi.
  3. Lihat hasilnya untuk memvalidasi (tentu butuh waktu).
  4. Jika hasilnya bagus, pertahankan saja teori tersebut. Jika hasilnya jelek, berarti ada yang salah atau ada yang kurang.
  5. Kembali ke langkah 1, teori baru hasil perbaikan teori sebelumnya.

Sampai Anda menemukan sebuah teori yaitu berupa framework yang bisa Anda gunakan untuk tindakan Anda selanjutnya. Framework ini selanjutnya menjadi sistem kerja Anda.

Teori awal tidak harus dari nol. Anda bisa menyusun teori awal dari pengalaman, baik pengalaman orang lain (dari buku, kursus, dan sebagainya) dan dari pengalaman sendiri. Bisa jadi, sekali coba Anda sudah menemukan framework yang berhasil jika teorinya cukup kuat.

Jika framework sudah ada, diharapkan setidaknya tindakan Anda (menulis artikel, membuat video, upload gambar, dsb) akan konsiten menghasilkan.

Produktivitas Adalah Fungsi Dari Mental, Skill, dan Manajemen

Banyak yang beranggapan, bahwa produktivitas itu ditentukan oleh manajemen. Memang betul, manajemen bertindak akan menentukan produktivitas Anda. Namun kenyataanya, jika mental Anda tidak kuat dan skill Anda lemah, produktivitas juga sulit dilakukan.

Pentingnya Mengatasi Masalah Mental

Misalnya masalah mental yang bisa mengganggu produkvitas:

  • Malas
  • Menunda-nunda
  • Mudah terganggu
  • Mudah bosan
  • Tidak bisa mengendalikan emosi
  • dan sebagainya.

Jika masalah mental tidak diatasi, maka produktivitas hanya akan menjadi isapan jempol semata. Itulah mengapa Anda membutuhkan kekuatan mental.

Produktivitas Juga Ditentukan Skill

Contoh yang paling nyata adalah menulis, membuat video, dan membuat gambar. Semuanya butuh skill. Jika skill Anda lemah, maka produktivitasnya juga akan kecil. Kabar baiknya, skill bisa ditingkatkan, bisa dipelajari.

Bagaimana caranya? Tonton video ini:

Jangan suka beralasan tidak bisa. Karena solusinya sudah jelas: belajar.

Produktivitas Juga Ditentukan Manajemen

Tentu saja, manajemen Anda akan menentukan produktivitas. Bukan manajemen waktu ya, tetapi manajemen tindakan atau produktivitas Anda. Nah untuk hal ini sudah banyak yang membahas.

Saya juga sudah membuat ebook bagaimana cara meningkatkan produktivitas Anda hingga 5 X lipat. Ada serangkaian skill, manajemen, dan teknik yang jika diterapkan akan meningkatkan produktivitas Anda. Namanya Revolusi Waktu.

Penutup

Ada banyak orang yang sudah belajar ilmu SEO, ilmu Youtube Marketing, ilmu Facebook Marketing, ilmu blog marketing, dan sebagainya tetapi belum menghasilkan. Bagi orang yang bermental kutu loncat akan mencoba mencari yang lain.

Padahal, sebelum mencari yang lain dan hanya untuk membuat waktu dan uang, coba tingkatkan dulu produktivitas Anda dengan apa yang ada dan apa yang Anda miliki.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply