Satu Hal Yang Paling Penting Untuk Sukses Bisnis Online

Anda mau sukses bisnis online?

Blog ini bukan sekedar bisa bisnis online, tetapi sukses bisnis online. Yang bisa bisnis online itu banyak, tetapi yang sukses sedikit. Kenapa?

Ada dua kesalahan persepsi tentang bisnis online. Yang pertama menggampangkan. Yang kedua menganggap terlalu rumit. Yang benar yang mana?

Banyak yang meminta diajari agar sukses bisnis online. Tapi tahukah Anda, diantara sekian banyak orang yang katanya mau sukses online, jarang sekali yang mengerjakan “PR”?

Itu karena PRnya yang berat atau diri kita yang tidak mampu? Jika memang berat, so what?

Kalau berkaitan “cara”, saya sudah siapkan ebooknya, saya siapkan panduan, saya siapkan video. Dan ternyata, untuk belajar pun banyak yang nggak kuat. Jika belajarnya saja tidak kuat, bagaimana mengaplikasikannya?

Haruskah saya katakan ini?

“Jangan bisnis online, berat. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja”.

Ujian pertama apakah Anda cukup kuat atau tidak meraih sukses adalah apakah Anda cukup kuat membaca artikel ini? Cukup panjang lho untuk sebuah artikel.

Penyebab Pertama Gagal Bisnis Online: Menjadi Kutu Loncat

Dari sekian banyak orang yang saya kenal dan gagal dalam bisnis orang, penyebabnya adalah banyak yang menjadi kutu loncat.

Apa Itu Kutu Loncat?

Siapa kutu loncat? Itu istilah bagi orang yang suka berpindah-pindah atau ganti-ganti. Bisa produknya, bisa bisnisnya, bisa caranya, bisa platformnya, dan sebagainya. Saya sendiri mengalaminya.

Contohnya berkaitan dengan cara pemasaran. Ada orang yang awalnya menggunakan teknik SEO, dia melihat temannya sukses menggunakan Instagram, dia ikutan main Instagram. Ternyata, main instagram juga butuh kerja keras. PRnya berat. Saat dia melihat penawaran cara pemasaran melalui Facebook, sepertinya mudah, dia pun pindah.

Dan terus seperti itu. Pindah lagi dan pindah lagi. Belum lagi pindah produk dan pindah bisnis. Hidupnya habis dengan pindah dengan alasan mencari yang mudah.

Iklan Facebook itu mudah, tidak perlu bikin konten terus-menerus, eh ternyata … susah juga. Cari yang lain lagi dan lagi.

Bahaya Kutu Loncat

Di luar negeri, kutu loncat diistilahkan dengan shiny object syndrome. Sebuah sindrom mencari objek yang berkilau. Saat melihat yang berkilau, dia menghampiri. Melihat yang berkilau lagi, dia pindah lagi.

Karena harapannya, yang baru itu lebih mudah dari yang sebelumnya. Pada kenyataanya tidak seperti itu. Kemudian dia kecewa dan kecewa.

kutu loncat

Hidupnya penuh dengan kekecewaan dan tidak sedikit yang akhirnya menyerah.

Di sisi lain, akibat kutu loncat adalah Anda selalu memulai dari awal atau nol. Lagi dan lagi.

mulai dari nol

Sebagai contoh, Anda mencoba membuat blog untuk mendatangkan traffic. Setelah puluhan artikel, ternyata belum menghasilkan. Anda mencari cara lain, Anda mencoba Instagram. Mulai dari nol. Setelah puluhan posting, eh ternyata belum juga menghasilkan. Pindah ke youtube. Hal terjadi pun sama. Begitu seterusnya.

Mencoba boleh, bahkan harus, tetapi harus dilakukan secara seksama dan terencana, bukan untuk mencari yang terlihat mudah. mengganti-ganti cara itu harus, tetapi dengan tujuan dan manajemen yang benar untuk eksperimen atau testing. Sekali lagi, bukan dengan mindset “mau yang mudah”.

Mengapa Ada Kutu Loncat?

Banyak guru yang menyuruh kita untuk fokus, jangan menjadi kutu loncat. Memang benar, fokus adalah sebuah keharusan. Yang menjadi masalah, mengapa sulit untuk fokus? Banyak yang sudah tahu harus fokus, tetapi tidak bisa fokus.

Ada tiga penyebab kutu loncat:

  • Masalah mindset
  • Masalah pengendalian diri
  • Masalah kekuatan mental

Yang pertama ada mindset cara ajaib, yang bisa dilakukan dengan mudah dan langsung menghasilkan dengan cepat. Hidupnya untuk mencari cara ajaib ini. Dia menganggap ada cara mudah.

Yang kedua karena kurang mampu mengendalikan diri. Mudah tergoda jika melihat sesuatu yang “berkilau”.

Dan yang ketiga karena mentalnya lemah. Dia tidak kuat untuk melalui proses yang berat dan panjang, akhirnya mencari cara lain yang mudah seperti tongkat ajaib.

Sepertinya konyol ya? Faktanya banyak yang seperti itu.

Mindset Yang Salah Tentang Bisnis Online

mindset

Bisnis online susah atau mudah?

Disini butuh pemahaman yang benar. Ada orang yang terlalu menggampangkan. Ada juga orang yang terlalu menganggap sulit. Yang benar adalah proporsional saja. Apa yang kita dapatkan akan sesuai dengan apa yang kita berikan. Prinsip keadilan dan sebab akibat berperan disini.

Jika orang terlalu menggampangkan, mungkin dia akan bertindak. Tanpa belajar dulu, langsung meniru yang dia lihat. Ternyata, dia tidak menghasilkan, karena caranya salah. Bukannya belajar meningkatkan tindakannya, dia menyerah. Dia berpikir takdir atau menyalahkan yang lainnya. Katanya, dia sudah mencoba. Masalahnya dengan cara yang salah atau kurang, karena dia terlalu menggampangkan.

Sebaliknya ada orang yang menganggap terlalu rumit. Sehingga dia takut mencoba. Dia berpikir harus pintar itu ini, dan dia tidak layak dan tidak mampu melakukannya. Bahkan ada yang sudah mencoba, tidak menghasilkan, dan dia berkeyakinan kalau bisnis online itu susah.

Semua Orang Bisa Bisnis Online, Jika Mau Belajar

Saya yakin, semua orang bisa bisnis online. Tapi bukan berarti langsung bisa. Artinya, jika mau belajar, semua orang bisa bisnis online. Semua orang (kecuali yang memiliki keterbatasan) bisa mengendarai sepeda motor atau mobil. Tapi, tidak bisa jika tidak belajar lebih dahulu.

Anda akan bisa bisnis online, bisa menghasilkan, jika Anda mau belajar bisnis online yang benar. Bukan hanya meniru apa yang dilihat dari orang lain. Misalnya, ada orang posting produk di Facebook. Bukan seperti itu bisnis online. Mungkin orang itu memang bisnis, tetapi posting di Facebook baru sebagian kecil dari bisnis.

Kabar baiknya, belajar bisnis online tidak harus menamatkan kuliah S1 apalagi S3. Tidak harus. Anda memang perlu memahami konsep bisnis online, gambaran secara menyeluruh, kemudian Anda bisa memulainya sambil belajar. Istilahnya learning by doing. Tidak perlu menunggu pintar segalanya dulu, justru dengan praktek Anda akan semakin pintar.

Anda Butuh Ilmu Untuk Sukses Bisnis Online, Tapi Tidak Harus Jadi Profesor

Segala sesuatu itu ada ilmunya. Bisnis online juga ada ilmunya. Tapi tidak harus menjadi guru atau ahli. Cukup memiliki illmunya kemudian Anda praktekan. Banyak orang sukses tanpa pendidikan tinggi, tetapi tidak ada orang sukses yang bodoh di bidangnya.

Ilmu didapatkan dari belajar dari pengalaman. Bisa belajar dari pengalaman orang lain, bisa juga belajar pengalaman diri sendiri. Keduanya perlu. Jangan hanya salah satu. Pengalaman diri sendiri sangat berharga, tetapi kalau mau menghemat waktu, belajar juga dari pengalaman orang lain.

Belajar dari pengalaman orang lain seperti membaca buku, ebook, mengikuti pelatihan, kursus, dan sebagainya. Itu adalah rangkuman dari pengalaman orang lain. Anda bisa belajar dari tahunan bahkan puluhan tahun pengalaman orang lain hanya dalam hitungan hari.

Kemudian dikombinasikan dengan pengalaman sendiri. Disesuaikan dengan kondisi saat ini karena tentunya sudah berbeda. Pengalaman orang lain bisa jadi hanya cocok bagi dia dan pada waktu itu. Saat ini dan untuk Anda, mungkin perlu penyesuaian. Cara mengetahuinya dengan mempraktekannya, kemudian lakukan perbaikan.

Anda Butuh Skill, Tetapi Tidak Harus Menjadi Ahli

Bisnis itu tentu membutuhkan skill atau keterampilan. Seperti naik sepeda, itu adalah keterampilan. Kabar baiknya keterampilan itu bisa dipelajari. Anda akan bisa memulai dan menjalankan bisnis jika Anda mau belajar. Satu-satunya cara mempelajari keterampilan adalah dengan praktek.

Anda tidak harus menjadi seorang ahli untuk bisa bisnis online. Cukup menguasai keterampilan dasar, sudah bisa menghasilkan. Sebagai contoh, banyak orang yang bisa menghasilkan uang dari blog hanya dengan keterampilan menulis sekedarnya. Jika di periksa oleh ahli bahasa atau editor, pasti banyak salahnya. Seperti tulisan saya ini.

Anda tidak harus menjadi ahli menulis yang lolos dari editor. Menulis saja, yang penting bisa difahami, itu sudah cukup. Kalau pun butuh teknis SEO, tidak harus menjadi pakar SEO. Hanya dengan SEO dasar + kemampuan menulis dasar, itu sudah bisa menghasilkan.

Begitu juga dengan hal lainnya. Semuanya butuh skill untuk Anda pelajari dan latih. Anda bisa mempelajarinya. Dan itu pun tidak harus sampai level ahli.

Yang diperlukan adalah Anda fokus belajar dan fokus mempraktekkan apa yang Anda pelajari. Dan fokus bertindak sampai menghasilkan, jangan cepat berhenti seperti kutu loncat.

Banyak Bisnis Online Itu Tidak Rumit

Ada bisnis online yang memang rumit. Ada juga yang tidak. Tapi yang perlu difahami, meski pun tidak rumit, tetap memerlukan sejumlah pekerjaan yang perlu Anda lakukan. Sebagai contoh, ada guru SEO yang mengajarkan teknik SEO sederhana sekali. Serius, mudah, tidak rumit.

Hanya saja, Anda tetap harus melakukan banyak hal. Tetap harus membuat banyak konten. Dari segi skill, mungkin Anda akan cepat bisa. Tantangannya adalah, apakah Anda cukup kuat melakukannya? Misalnya membuat puluhan posting (mudah) per hari.

Ada orang yang menghasilkan ratusan juta menjual dari jasa dengan teknik youtube marketing. Ternyata caranya sederhana sekali. Dia membuat video sederhana, upload ke youtube. Mudah sekali. Hanya saja dia mengupload 90 video setiap hari.

Pengendalian Diri: Agar Bisa Fokus

fokus

Saya tidak akan menyuruh Anda harus fokus. Setelah memahami bahaya kutu loncat, saya yakin Anda mengambil sebuah kesimpulan, bahwa “saya harus fokus.” Lalu kenapa belum fokus?

“Fokus itu berat kang.”

Duh, jangan sampai saya ngutip Dilan lagi. Semua dibilang berat. Semua dibilang susah. Semua dibilang tidak bisa.

Saya lebih suka bertanya ini: “So what?”

Fokus Itu Bukan Hanya Manajemen

Banyak buku yang membahas, bagaimana cara manajemen waktu agar kita bisa fokus. Itu bagus, silahkan Anda beli dan Anda pelajari. Harus bahkan.

Hanya saja, agar kita bisa fokus, kita tidak cukup dengan managemen. Penghambar fokus lebih kepada masalah mindset dan mental.

Mindset Tentang Fokus

Buku mindset fokus terbaik yang pernah saya baca adalah The One. Silahkan beli dan baca. Sudah ada terjemahannya. Di buku itu ditekankan, tentang pentingnya fokus, mengerjakan hingga sukses satu per satu. Bukan mengerjakan banyak hal sekaligus, tetapi mengerjakan satu hal dengan banyak energi.

Dibuku itu juga dibahas tentang berbagai mindset yang salah. Sebagai contoh, banyak orang yang tidak bisa fokus karena mengatakan semua hal yang dia lakukan adalah penting. Ya, banyak hal penting dalam hidup kita, tetapi yang terpenting itu cuma 1.

Dibuku ini juga dibahas tentang manajemen yang cukup jitu, yaitu tentang time block dan saya lebih suka menyebutnya alokasi waktu. Kita memang akan dihadapkan dengan tuntutan yang bukan hanya penting, juga hal-hal mendesak. Untuk itu kita perlu mengalokasikan waktu untuk hal terpenting. Alokasi yang cukup.

Fokus Itu Membutuhkan Kekuatan

Yang pertama kekuatan untuk mengendalikan diri agar tetap fokus. Yang kedua kekuatan mental alias tangguh melakukan apa yang perlu dilakukan sampai menghasilkan. Ngeblog itu akan menghasilkan saat konten Anda cukup dan blog Anda memiliki otoritas. Banyak orang yang nggak kuku, eh kuat, untuk memperjuangkannya.

Internet memberikan banyak kemudahan. Dengan internet kita bisa menjangkau banyak orang dengan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih murah. Tapi disisi lain, di internet juga banyak godaan yang membuat kita tidak fokus. Banyak hal-hal yang menarik perhatian kita, dan mengalihkan fokus kita ke hal-hal kurang berarti.

Jangankan untuk menulis artikel sampai ribuan kata, membaca satu artikel saja, menonton video 15 menit saja, banyak yang nggak kuat. Haruskah minum obat kuat?

Dari manakah datangnya kekuatan itu?

Anda Harus Bermental Baja, Kenapa?

bermental baja

Ada Banyak Yang Harus Anda Lakukan dan Hasilkan

Untuk sukses bisnis online, atau bisnis apa pun, akan banyak yang harus Anda lakukan dan Anda hasilkan. Sebuah blog tidak akan mendatangkan calon pembeli jika Anda tidak mengisi dengan konten yang banyak dan berkualitas. Begitu juga, bagaimana channel youtube, tidak akan banyak subscriber jika tidak ada video. Instagram? Sama saja.

Iklan? Jangan berpikir sekali Anda membayar kemudian traffic datang dengan sendirinya kemudian produk Anda laris manis. Ternyata tidak kawan. Bagaimana jika Anda menghabiskan uang banyak untuk target pasar yang salah? Tidak ada yang membeli produk Anda, sementara Anda menghabiskan banyak uang. Iklan pun harus riset dulu, melakukan pengujian, dan memonitor hasilnya.

“Ternyata susah ya?”

Kadang ada orang berkata seperti ini. Memang seperti apa yang diharapkan? Punya tongkat ajaib yang akan mendatangkan uang dengan sendirinya?

Memang ada alat bantu seperti software tertentu. Itu hanya memudahkan, mempercepat, dan Anda tetap harus berusaha dan bekerja keras.

Maaf jika berbeda dengan sebagian mastah yang menjual mimpi indah bisa kaya dengan cepat jika membeli produk atau alat yang dia jual. Saya katakan sejujurnya, bahwa kita akan mendapatkan sesuai usaha kita, sesuai dengan apa yang kita berikan. Jika kita mendapatkan yang banyak, sementara kita memberikan apa yang semestinya, itu ada yang salah.

Kita memang bisa memanfaatkan daya ungkit untuk mempermudah dan mempercepat hasil. Ini dibolehkan bahkan harus, sebab daya ungkit bagian dari hukum alamat yang bisa kita optimalkan. Internet, software, mesin, dan berbagai alatnya tentu memiliki daya ungkit yang bisa kita manfaatkan.

Yang namanya alat, tetap harus kita operasikan. Kita bisa menggunakan mobil untuk mempercepat perjalanan kita, namun tetap kita harus nyetir dan mengisi bensin. Menggunakan mobil hal yang wajar dan seharusnya. Yang salah adalah Anda berharap memiliki “pintu kemana saja” seperti milik Doraemon.

Bukan Modal, Bukan Skill, dan Bukan Ilmu Penghambat Anda Sukses

Tapi, karena Anda kurang kuat berusaha untuk mendapatkannya.

Banyak yang mengeluh, tidak bisnis online karena tidak punya modal, gaptek, tidak punya ilmunya, tidak bisa, dan sebagainya. Betulkah? Awalnya saya berpikir seperti itu. Tapi, untuk zaman sekarang, untuk mendapatkan modal, mendapatkan ilmu, mendapatkan training, dan mendapatkan guru itu sangat terbuka.

Masalah yang sering terjadi adalah karena kurang kuat usaha untuk mendapatkannya. Sebagai contoh, banyak yang mengeluh tidak punya modal. Pertanyaannya sudah berapa orang yang Anda datangi supaya Anda mendapatkan modal? Bisa dengan cara minta, kerja sama, atau pinjaman. Berapa orang?

Kolonel Sander saat membuka KFC itu tidak punya modal. Hanya punya resep. Dia menawarkan kerja sama ke 1000 rumah makan lebih. Dulu rumah makan tidak sebanyak sekarang, kebayang usahanya? Bagaimana dengan Anda? Sudah berapa orang?

Tidak bisa pun sama, sudah seberapa kuat Anda membaca buku, menonton tutorial di youtube, membaca ebook, membaca artikel seperti ini. Jika belum punya uang, mulailah belajar dari yang gratisan dulu. Ilmu gratisan bisa menghasilkan uang? Bisa! Contoh silahkan pelajari ilmu SEO secara gratisan, banyak di youtube. Kemudian buat blog, buatlah 1000 artikel.

Saya tidak bisa mengatakan pasti, tetapi yang sudah-sudah 1000 artikel SEO itu akan menghasilkan pembeli. Produknya dari mana? Banyak, mau kerja sama, mau dropship, mau MLM, mau buat sendiri, mau jual saja, dan sebagainya.

Jika Anda berpikir ini susah, betul berarti, bahwa Anda tidak kuat. Jika bilang mustahil, sudah banyak yang melakukannyaa.

Ada Banyak Godaan Berupa Kesenangan Instant

gangguan

Salah satu tantangan di dunia online adalah gangguan atau distraksi. Semuanya menggoda karena menawarkan kesenangan instan. Main social media itu menyenangkan. Buktinya banyak yang lupa waktu. Nonton video lucu, nonton film, dan bahkan video p0rn. Jangan sampai dech.

Ini sepertinya sepela, namun justru bisa merusak impian besar kita. Berapa banyak waktu yang terbuang untuk hal-hal seperti ini? Sering kali tidak terasa, tahu-tahu berjam-jam setiap hari habis. Padahal bisa dimanfaatkan untuk hal produktif, untuk menulis atikel, membuat video, membuat materi promosi, berinteraksi produktif di social media, dan sebagainya.

Hal sepele namun sulit diatasi kecuali oleh orang-orang yang memiliki kekuatan mental. Kita harus memiliki kekuatan untuk mengendalikan diri, agar tetap fokus pada hal-hal yang produktif. Tidak terlalu banyak nonton video (apalagi yang tidak bermanfaat), tetapi fokus memproduksi.

Membaca, belajar, bekerja untuk bisnis kita itu membosankan, kecendrungan hati lebih memilih yang menyenangkan. Kita akan tergoda untuk main Facebook dan nonton video kucing yang lucu. Padahal waktunya bisa kita manfaatkan untuk hal yang produktif.

Bukan tidak boleh hiburan. Tapi kita harus memiliki kekuatan untuk disiplin mengaturnya. Hiburan tetap, tetapi tidak sampai menghabiskan waktu. Bukan berarti tidak hiburan, tetapi dengan porsi yang secukupnya. Ini butuh disiplin dan disiplin butuh kekuatan mental.

Cara Memiliki Mental Baja

bermental baja

Memiliki Impian Adalah Langkah Awal Memiliki Kekuatan

Namun yang lebih penting adalah kekuatan untuk tetap di jalur menuju impian Anda. Anda harus memiliki kekuatan untuk menjaga diri Anda agar tidak belok atau tergelincir dari jalan yang sedang Anda tempuh. Kekuatan itu adalah impian Anda. Atau BIG WHY Anda.

impian

Dalam menjalankan bisnis, godaan-godaan seperti yang dijelaskan diatas akan mencoba untuk menghentikan Anda bahwa membawa kembali ke “bawah”. Begitu juga dengan ketakutan, kebingungan, tanggapan orang, kegagalan, lingkungan, dan penolakan untuk menghalangi Anda menuju impian Anda.

Impian Anda harus besar, sebesar-besarnya, agar tidak ada yang bisa menghentikan Anda dalam meraih sukses. Semakin besar impian Anda, akan semakin besar kekuatan Anda untuk terus terbang.

Kabar Baik Bagi Anda

Kabar baiknya, sebenarnya Anda sudah memiliki kekuatan yang cukup. Dan, kekuatan Anda cukup untuk membawa Anda menuju impian Anda. Lalu kenapa kekuatan yang sudah kita miliki seolah tidak berguna? Ada dua penyebab:

  1. Anda menyia-nyiakan, entah malas atau Anda tidak percaya memiliki kekuatan.
  2. Anda gunakan untuk hal lain.

Mulai sekarang, yakinlah bahwa itu memiliki kekuatan yang cukup untuk sukses. Jika sekarang Anda belum bisa, bukan berarti tidak memiliki kekuatan. Ibarat Anda ada di lantai dasar mau ke lantai 2. Jika langsung ke lantai dua, tentu akan sulit. Tapi, kalau Anda melalui tangga, sebenarnya Anda bisa dan cukup kuat.

Untuk sukses bisnis online itu ada tangganya. Anda hanya perlu melaluinya. Banyak orang yang menganggap sulit dan berat karena ingin langsung loncat ke lantai berikutnya.

Atau tidak sabaran, ingin langsung ke lantai 2 tanpa melalui tangga. Atau berharap ada orang yang menggendong Anda? Atau berharap ada lift? Jika mau menggunakan lift, yang Anda harus memasangnya dan itu biaya mahal. Kecuali Anda menggunakan lift orang lain dan bangunan orang lain. Bukan milik Anda.

Jika Anda memanfaatkannya dengan cara yang benar, kekuatan Anda sebenarnya sudah cukup.

Arahkan Kekuatan Anda (Juga Sumber Daya Anda)

Banyak kasus adalah kekuatan dan sumber daya kita, terutama waktu, sering tidak digunakan untuk hal yang benar-benar penting. Banyak yang menggunakannya menjadi kutu loncat atau habis untuk kesenangan instan. Sayang sekali.

Sebenarnya bukan tidak memiliki kekuatan dan sumber daya, tetapi banyak orang tidak memfokuskan untuk hal yang penting. Jika fokus Anda benar, sebenarnya kita bisa sukses. In syaa Allah.

Mengarahkan pun butuh kekuatan. Disini kekuatan mental yang dibutuhkan.

Setiap saat kita akan dihadapkan dengan pilihan. Melakukan hal penting atau kesenangan? Sekali lagi bukan tidak boleh melakukan kesenangan. Jika perlu kita pertajam pertanyaanya kita. Apakah kita lebih banyak melakukan hal penting atau kesenangan instan? Atau, apakah kesenangan instan Anda tidak terlalu banyak?

mengarahkan hidup

Anda ibarat memegang sebuah steer. Bedanya ini steer kehidupan Anda. Andalah yang bertanggung jawab untuk menjaga kendaraan (diri Anda) tetap pada jalur atau jalan yang benar. Baik untuk sukses bisnis online atau sukses lainnya, termasuk sukses di akhirat kelak.

Kesimpulan

Jika hanya satu hal ini Anda miliki, maka Anda akan sukses. Ya, Anda harus bermental baja. Anda harus kuat, Anda harus teguh. Kutu loncat hanya mencerminkan kelemahan dalam diri. Terlalu cepat menyerah, ingin mencari yang mudah, dan tidak mau susah payar serta bershabar dalam berusaha.

Untuk sukses Anda membutuhkan fokus, dan untuk fokus membutuhkan kekuatan untuk mengendalikan pikiran, perasaan, dan tindakan Anda agar tetap pada jalur yang benar, tidak sampai tergelincir.

Saat Anda memiliki mental baja, alias kuat atau tangguh, segala rintangan di depan mata Anda tidak akan menghentikan Anda. Karena sesungguhnya Anda sendiri sudah memiliki kekuatan itu, tinggal dimanfaatkan ke arah yang benar, dimanfaatkan untuk lebih produk, melakukan berbagai hal, dan untuk mengatasi rintangan yang ada.

Faktanya, banyak kisah sukses bisnis online dari berbagai latar belakang. Pendidikan tidak pengaruh, fisik tidak pengaruh, modal tidak menentukan, karena yang menentukan adalah kekuatan mental Anda sendiri, yang sebenarnya sudah Anda miliki.

Similar Posts

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *