Kiat Sukses

Kesulitan Dalam Memulai Bisnis Online? Inilah 3 Langkah Jitu Memulai Bagi Yang Sulit

September 9, 2020

Saya menemukan banyak orang yang kesulitan dalam memulai bisnis online. Mengapa? Banyak penyebabnya dan setiap orang akan berbeda-beda penyebabnya. Jika ditanya, mungkin akan ada yang menjawab bingung atau tidak bisa (masalah teknis). Ada yang mengatakan “saya gaptek”.

Penyebab lain adalah ketakutan. Takut gagal, takut salah. Berbagai kekhawatiran menyelimuti pikirannya, sehingga tidak juga mengambil tindakan.

Ada juga yang berpikiran terlalu jauh atau berpikir terlalu rumit. Yang ada dipikiran terlalu rumit sehingga sulit menemukan apa yang perlu dilakukan saat ini.

Disisi lain, ada juga yang menggampangkan. Kadang saya melihat sisi positifnya, misalnya dia langsung bertindak. Tapi adalah masalahnya, misalnya dia posting di Facebook beberapa kali. Ternyata tidak ada penjualan, yang nanya juga nggak ada, akhirnya kecewa dan menyerah.

Tidak praktek salah, praktek salah. Lalu harus bagaimana?

Dibawah ini ada beberapa solusi berupa pembenahan mental atau mindset Anda. Semua hal diatas, penyebabnya adalah mindset. Jika mindset sudah benar, tindakan akan benar. Jika tindakan sudah tepat, hasil akan didapat.

Sayangnya, banyak juga orang yang tidak mau membenahi mindsetnya. Selalu menolak jika ada mindset baru yang tidak sesuai dengan maunya. Mindset itu menyumbang 85% pada keberhasilan Anda.

Mau sukses di bisnis online? Terbukalah untuk mengubah mindset Anda. Bacalah mindset yang akan saya jelaskan dibawah, fahami, kemudian ingat selalu dan menjadi dasar atau prinsip Anda dalam memulai kembali bisnis online.

3 langkah jitu memulai bisnis online

Tingkatkan 3 Hal Ini, Anda Akan Sukses

Perkuat Keinginan atau Kemauan Sukses Anda

Hal-hal diatas, sebenarnya hal sepele. Tidak bisa hal teknis, itu adalah hal kecil dalam bisnis. Tapi pada kenyataanya, banyak orang menyerah gara-gara hal teknis. Bukan masalah teknis yang membuat orang menyerah, tetapi karena masalah mentalnya. Perkuat dulu mentalnya agar masalah teknis bukan lagi masalah.

Cara memperkuat mental tiada lagi dengan memperkuat keinginan. Apakah orang itu memiliki keinginan kuat meraih sukses di bisnis online? Jika kuat, maka dia tidak akan menyerah gara-gara masalah teknis. Dia akan mencari cara agar bisa mengatasi masalah teknis. Jika tidak bisa akan berusaha menjadi bisa. Atau dia mencari cara lain dengan berusaha keras untuk mengatasi masalah teknis.

Jika menyerah, keinginan suksesnya lemah. Pupuklah keinginan Anda, impian Anda. Bisnis itu bukan iseng, jika dilakukan dengan baik bisa mewujudkan impian Anda. Sudah terlalu banyak kisah sukses, yang bisa menjadi inspirasi Anda.

Kegagalan, kebingungan, kesalahan, ketakutan, keengganan, dan berbagai hal lainnya bisa membuat kita down (turun atau menyerah). Untuk itu Anda perlu memiliki dreams, impian, yang akan membuat Anda naik terus.

Tingkatkan Ilmu Anda

Perintah agama menuntut ilmu, bahwa hukumnya wajib. Begitu juga, jika mau sukses dalam bisnis online ada ilmunya. Kita harus mengetahui bagaimana caranya supaya sukses.

Kadang orang yang suka berkata, “Yang penting bertindak.”

Betul? Ya betul sekali.

Pernyataanya, Anda mau bertindak apa saja? Ini butuh ilmu. Misalnya kalau mau sukses bisnis online, minimal kita membangun 3 pilar jualan online. Terus tahapan berikutnya apa? Ini ilmu kan?

Ada orang yang katanya “yang penting bertindak”, dia posting jualan di Facebook. Terus tidak laku. Kenapa? Karena dia tidak tahu ilmu cara agar jualan di Facebook laris. Orang lain posting di Facebook laris, kenapa Anda tidak? Karena Anda tidak tahu ilmunya.

Apakah MENGETAHUI prinsip-prinsip jualan laris di Facebook? Ilmu juga ilmu. Silahkan belajar.

Terus ada pertanyaan penting, tahukah Anda kemampuan (skill/keterampilan) apa saja yang dibutuhkan ntuk sukses di bisnis online? Ini ilmu. Jika Anda tidak mengetahuinya, bagaimana Anda akan menguasainya. Jika Anda tidak menguasainya, bagaimana bisa menjalankan bisnis online?

Tingkatkan Kemampuan Anda

Jika selama ini Anda tidak bisa, tidak tahu, dan sebagainya, itu sederhana masalahnya. Karena Anda belum bisa. Solusinya adalah belajar.

Ada 3 kemampuan penting dan jika anda sudah bisa, maka Anda akan bisa bisnis online.

  1. Membuat atau memanfaatkan media untuk pemasaran Anda. Misalnya membuat website atau memanfaatkan social media.
  2. Membuat konten, baik itu tulisan, gambar, atau video.
  3. Cara menjual secara online, misalnya membuat video yang menjual atau tulisan yang menjual (copywriting).

Bagaimana caranya mengubah tidak bisa menjadi bisa? Sudah saya bahas di video ini.

Anda akan bisa, jika mau melalui proses belajar. Orang lain juga begitu.

Selanjutnya bagaimana cara mengoptimalkan 3 kemampuan ini untuk bisnis online? Ini kembali ke ilmu, yaitu tentang 3 pilar jualan online (langkah awal) dan langkah-langkah membangun bisnis seperti dijelaskan di ebook Cara Cerdas Memulai Bisnis Online.

Kekuatan Memulai

Memulai itu berat, tetapi jika roda sudah menggelinding, selanjutnya lebih mudah. Ya, ini mirip saat kita mau menjalankan mobil. Memulai menjalankan mobil itu berat, makanya harus gigi 1 dimana torsinya paling besar. Setelah bergerak baru Anda bisa pindah gigi 2, 3 dan selanjutnya.

Jadi, kita tidak bisa langsung gigi 4 saat memulai. Tidak akan jalan. Banyak orang yang tidak jalan karena dia langsung berpikir terlalu jauh. Padahal lampu mobil hanya menyinari beberapa meter di depan. Itu saja dilalui, maka jalan berikutnya akan tersinari.

Langkah memulai itu bukan untuk menghasilkan, tetapi agar bisa bergerak. Kalau sudah bergerak, gerakan selanjutnya lebih mudah. Itulah kekuatan langkah pertama, memudahkan langkah berikutnya.

Mulai Dari Yang Ada, Mulai Dari Yang Bisa

Apa yang sudah ada? Manfaatkan, bergeraklah dengan memanfaatkan yang ada. Apa yang sudah bisa? Maka lakukan apa yang sudah bisa.

Coba PILIH salah SATU dari kegiatan dibawah yang bisa Anda lakukan:

  1. Membuat blog dan rutinkan menulis artikel.
  2. Membuat group (FB, WA, atau Telegram) dan rutinkan memberikan konten dan mengundang teman.
  3. Membuat akun instagram dan rutinkan membuat konten.
  4. Membuat youtube dan rutinkan upload video.
  5. Mengumpulkan no WA di HP Anda.
  6. Mengumpulkan teman Facebook, rajin menulis status di Facebook Anda dan berinteraksi dengan orang lain.

Belum ada yang bisa?

Perbaiki Belajar Anda

Coba lakukan ini:

  1. Baca ebook saya Cara Cerdas Memulai bisnis online, berulang-ulang.
  2. Tonton 6 video yang membahas 3 pilar jualan online, berulang-ulang.
  3. Baca artikel di blog ini, setiap hari, ulang jika perlu.
  4. Tonton video-video di Channel Kang Rahmat, ulang-ulang jika perlu.

Banyak orang yang belum bertindak karena bingung. Disuruh belajar, tidak shabar. Baca hanya sekilas. Tetap bingung. Tidak juga bertindak. Untuk itu, paksakan belajar. Baca atau tonton lebih teliti. Ulang jika perlu, karena sering kali kita lebih faham setelah mengulang. Saya sering kali mengulang buku meski buku itu ratusan halaman.

Makin lama, akan makin faham, mulai melihat cahaya dan pencerahan dan Anda mulai tidak shabar untuk bertindak. Ide-ide mulai tumbuh di kepala Anda. Maka lakukan saja, ambil tindakan. Yang bisa saja dulu.

Saat Mulai Bertindak, Niatkan Belajar

Banyak orang menyerah bukan karena tidak berhasil, tetapi belum berhasil dan mereka berhenti terlalu cepat. Ini semua disebabkan oleh harapan yang salah dan membuatnya kecewa. Banyak orang yang berharap dengan sedikit usaha dan sebentar, langsung mendapatkan hasil yang banyak. Ternyata tidak, maka dia kecewa.

Bukan harapan yang membuat kita kecewa, tapi harapan yang salah atau harapan yang berlebihan. Berharap itu bukan hanya boleh, tetapi harus agar Anda tetap termotivasi seperti dijelaskan diatas tentang keinginan atau kemauan. Dreams adalah harapan, miliki terus agar Anda terus memiliki motivasi untuk bertindak.

Untuk awal, niatkan saja tindakan Anda untuk belajar. Untuk meningkatkan jam terbang atau menimba pengalaman, sebab, katanya, pengalaman itu guru yang terbaik.

Belajar ==> Bertindak ==> Belajar ==> Bertindak

Ada dua persepsi salah berkaitan hubungan antara belajar dan bertindak. Ada orang yang orientasi belajar, dia belajar terus, menunggu sempurna. Akhirnya tidak pernah bertindak, karena tidak ada yang namanya sempurna. Disisi lain ada orang yang hanya berorientasi tindakan. Masalahnya tindakannya salah dan tidak menghasilkan, akhirnya salah juga.

Yang benar adalah tindakan itu harus berdasarkan ilmu. Bertindaklah, tapi berlandaskan ilmu. Kita belajar ilmu atau teori itu bukan iseng. Teori atau ilmu itu berdasarkan pengalaman (tindakan) orang lain yang disusun agar bisa Anda fahami dan ditiru. Jika tidak berhasil wajar karena latar belakang Anda, pengalaman Anda, kondisi Anda, kondisi pasar, dan lainnya berbeda. Tinggal Anda sesuaikan agar berhasil.

Jadi yang benar adalah:

  1. Belajarlah, tapi jangan menunggu sempurna. Mulai dengan pemahaman bisnis online itu seperti apa. Membaca ebook Cara Cerdas Memulai Bisnis Online dan Menonton 6 video 3 Pilar Jualan Online sudah cukup untuk awal. Tidak akan menghabiskan 1 bulan.
  2. Mulailah bertindak, dengan apa yang Anda bisa dan apa yang Anda punya. Ingat niatkan belajar.
  3. Belajarlah dari tindakan Anda. Apakah sudah menghasilkan atau belum, apa yang perlu ditingkatkan? Cari juga tambahan ilmu untuk memperbaiki tindakan Anda.
  4. Bertindaklah dengan cara baru yang lebih baik.

Begitulah seterusnya. Tahukah Anda para pengusaha sukses itu selain mereka bekerja keras, mereka itu tidak pernah berhenti belajar?

Saya pernah menemukan orang sukses lulusan SD bahkan tidak sekolah, tetapi saya belum pernah menemukan orang sukses yang bodoh. Bahkan orang yang menyuruh bodoh pun, dia itu sebenarnya pintar.

Pecah Telur

Ada istilah menarik dikalangan para pebisnis online, yaitu pecah telur. Istilah ini biasanya diberikan pada keberhasilan pertama menjual. Bisa benar-benar penjualan pertama atau produk baru atau metode baru. Bagi Anda yang pemula, tentu saja penjualan pertama.

Kejarlah Pecah Telur

Pecah telur itu enak, bisa dibuat telor mata sapi, telor dadar, atau omlet. He he. Begitu juga saat Anda mulai bisnis atau jualan online, penjualan pertama begitu membahagiakan, bergairah, kadang gugup. He he.

Bagi Anda yang belum pernah pecah telur, maka targetkan untuk pecah telur yang pertama. Caranya dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas usaha Anda.

Tindakan kita adalah untuk belajar, supaya efektif tentu harus ada tujuannya. Belajar mengendarai mobil, tujuannya bisa mengendarai mobil. Tujuan belajar bisnis online untuk mendapatkan uang dari penjualan. Maka jadikan pecah telor sebagai tujuan pertama Anda.

Jika masih belum pecah telor, apa pelajarannya? Ya, kurang kualitas dan kuantitas. Maka tingkatkan saja.

Setelah Pecah Satu Pecahkan Yang Lainnya

Biasanya, setelah pecah satu, akan lebih semangat. Maka berusalah untuk memecahkan yang lainnya.

Berusahalah untuk rutin pecah telor. Untuk awal, mungkin sepekan 1 kali penjualan. Tidak apa-apa hasilnya sedikit. Ingat niat kita adalah belajar. Kita pelajari bagaimana agar bisa pecah telor secara rutin setiap pekan.

Faktornya hanya 2, yaitu kualitas dan kuantitas. Kualitas berkaitan dengan cara Anda mendatangkan traffic dan cara menjual. Kuantitas berkaitan seberapa banyak traffic yang dibutuhkan untuk mendapatkan 1 closing.

Setelah bisa 1 kali pecah telor per minggu, coba belajar lagi agar setiap hari. Setelah bisa setiap hari, belajar lagi agar bisa pecah telor banyak setiap hari dan selanjutnya.

Inilah yang disebut optimasi.

Kesimpulan

Jika dirangkum, apa yang dijelaskan diatas itu terdiri dari 3 langkah besar.

  1. Persiapan mental, ilmu, dan kemampuan. Ini sangat penting, 85% orang gagal atau sukses gara-gara mental. Jika mentalnya bagus dia akan sukses. Salah satu cirinya adalah terus berusaha dan tidak mudah menyerah.
  2. Mulai membangun bisnis dengan apa yang bisa dan apa yang ada dulu. Jangan menunggu sempurna. Niatkan untuk belajar dan agar memicu langkah selanjutnya.
  3. Lakukan optimasi (perbaikan agar optimal) terhadap apa yang Anda lakukan belajar kepada orang lain atau pengalaman. Lakukan optimasi agar:
    1. Mendapatkan penjualan pertama (jika belum), jika sudah berhasil lakukan lengkah berikutnya:
    2. Mendapatkan penjualan secara rutin (misal 1 pekan sekali), jika sudah berhasil lakukan lengkah berikutnya:
    3. Mendapatkan penjualan lebih sering (misal setiap hari), jika sudah berhasil lakukan lengkah berikutnya:
    4. Mendapatkan penjualan lebih banyak (misal 100 penjualan per hari).

Silahkan Anda sekarang ada ditahap yang mana, lanjutkan saja dengan mindset yang benar.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply