|

Cara Riset Kata Kunci Produk Secara Akurat Dengan Cara Gratis

Bagaimana sich cara riset kata kunci produk secara akurat?

Cara Riset Kata Kunci Produk

Cukupkah nama produk atau brand produk dijadikan kata kunci? Ternyata belum tentu.

Mengapa kita harus riset kata kunci produk?

Riset kata kunci akan dibutuhkan bagi Anda yang menjual produk melalui Google atau mesin pencari. Sederhananya, bagaimana caranya produk kita ditemukan oleh orang yang mencarinya di internet.

Bagi Anda yang sudah mengetahui istilah SEO, riset kata kunci adalah langkah awal untuk menerapkan teknik SEO. Apa itu SEO? Klik Disini.

Kata kunci juga dibutuhkan untuk Anda yang mau memasang iklan untuk mesin pencari, misalnya Google Ads.

OK, pada artikel ini akan saya jelaskan bagaimana cara mencari kata kunci secara akurat dengan menggunakan tool gratisan.

Langkah-langkah Cara Riset Kata Kunci Produk

Banyak yang menjadikan nama produk atau merk produk dijadikan kata kunci.

Bolehkah?

Pada dasarnya boleh. Namun ada dua pertanyaan mendasar yang harus dijawab:

  1. Memangnya ada yang mencari nama produk atau merk produk Anda?
  2. Jika ada, memangnya Anda bisa bersaing dengan penjual lain?

Untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut, kita membutuhkan riset kata kunci.

Jika Anda mau menggunakan nama produk atau merk produk Anda, maka pertanyaanya adalah memangnya ada yang mencari? Jika produk Anda baru, si pasar mungkin belum mengetahui keberadaan produk Anda. Tidak ada yang mencarinya.

Berbeda bagi Anda penjual produk dengan sistem reseller, dropshipping, afiliasi, dan MLM. Mungkin brand atau nama produk Anda sudah dikenal. Mungkin sudah banyak yang mencari. Tapi, yang menjual produk tersebut bukan hanya Anda. Persaingan ketat!

Disinilah Anda perlu cerdik memilih kata kunci. Banyak yang mencarinya dan Anda bisa memenangkan persaingan.

Berikut langkah-langkah Cara Riset Kata Kunci Produk:

  1. Langkah 1: cek kondisi pasar
  2. Langkah 2: kembangkan kata kunci sesuai kondisi pasar
  3. Langkah 3: cek persaingan kata kunci
  4. Langkah 4: prioritaskan kata kunci

Kita bahas satu per satu.

Langkah 1: Kondisi Pasar

Salah satu model berpikir berkaitan tingkat awareness pasar bisa digambarkan melalui gambar berikut:

Sumber Gambar

Penjelasan:

  • Most Aware: pasar yang sudah benar-benar mengetahui produk Anda, mereka siap beli bahkan mungkin pernah beli.
  • Product Aware: pasar sudah mengetahui produk Anda, tapi belum mengetahui apa yang bisa dilakukan produk Anda.
  • Solution Aware: pasar sudah mengetahui solusi akan masalahnya, tetapi belum mengetahui produk apa solusinya.
  • Problem Aware: pasar sudah menyadari masalah atau keinginannya, tetapi belum sadar apakah solusinya ada atau tidak.
  • Unware: pasar tidak sadar masalah atau merasa tidak punya masalah, maka tidak akan pernah memikirkan solusi atau produk.

Jika produk Anda baru, maka sangat mungkin pasar yang sadar produk jumlahnya masih sangat sedikit atau tidak ada. Maka jika Anda membidik kata kunci yang berkaitan nama atau merek produk, maka pencarinya akan sedikit atau tidak ada.

Maka Anda harus mencari kata kunci alternatif. Mungkin yang berkaitan problem dan solusi.

Sebagai contoh apakah Anda mau menggunakan kata kunci “jual Bilberry” atau “obat herbal untuk mata”? Jika belum banyak yang mengetahui nama produknya, maka lebih baik pilih kata kunci yang berkaitan solusi.

Untuk target pasar yang belum mengetahui bahwa ada obat herbal untuk mata, tapi sadar ada masalah di matanya, maka kata kunci yang digunakan akan berkaitan problem atau masalah. Contoh: “cara mengatasi mata buram”.

Jelas, berbeda level awareness-nya, maka kata kunci yang digunakan pun akan berbeda.

Bagaimana cara mengeceknya?

Cek Di Google Trends

Sebagai contoh:

  • Kata kunci product aware: kapsul bilberry
  • Kata kunci solution aware: obat mata herbal

Kita cek di Google Trends, hasilnya:

Perhatikan: biru adalah untuk kapsul bilberry dan yang merah adalah obat mata herbal.

Jelas terlihat bahwa target pasar belum begitu mengenal kapsul bilberry, tetapi cukup banyak yang sudah sadar bahwa ada obat herbal untuk mata.

Cek Volume Pencarian

Selain mengecek melalui Google Trend kita juga bisa mengecek volume pencarian. Anda bisa menggunakan Google Ads Keyword Planner atau tool lainnya. Saya mencoba menggunakan Free Keyword Generator.

Kesimpulannya sama bahwa pasar lebih banyak yang mencari obat mata herbal dibandingkan dengan kapsul bilberry.

Langkah 2: Kembangkan Kata Kunci Anda

Pada kenyataanya bahwa setiap produk akan berhadapan dengan target pasar yang berbeda-beda. Sebagian ada yang sudah most aware, sebagian ada yang sudah product aware, sebagian ada yang problem aware, bahkan ada yang belum aware sama sekali.

Kita bisa mengembangkan kata kunci untuk membidik semua level awareness. Kenapa tidak yang sudah most aware atau product aware saja? Bukankah mereka siap membeli? Tentu saja itu bagus, JIKA jumlahnya cukup banyak.

Jika masih sedikit, maka kita perlu menunggu banyak dulu. Jadi strategi pemasaran termasuk di dalamnya riset kata kunci, perlu melihat kondisi pasar. Kemudian kita prioritaskan.

Kata Kunci Untuk Target Pasar Most Aware

Kata kunci untuk target pasar yang sudah most aware itu mudah sekali. Yaitu nama produk atau merk produk Anda. Berikut variasi kata kuncinya.

Kata Kunci Untuk Target Pasar Product Aware

Ini hampir sama dengan kata kunci untuk target most aware. Yang membedakan adalah copywritingnya. Meski pun sudah mengetahui produk, tetapi belum siap membeli.

Saat membuat judul dan copywriting untuk target pasar most aware dan product aware akan berbeda. Meski pun kata kunci intinya akan berbeda.

Seperti dijelaskan di Gambar Awareness diatas, untuk target pasar most aware lebih fokus ke langsung closing. Sementara untuk target pasar product aware lebih kepada menunjukan kelebihan dan melakukan deal. Atau membuat penawaran semenarik mungkin.

Kata Kunci Untuk Target Pasar Solution Aware

Orang-orang di kelompok ini akan mencari solusi. Akan sangat berkaitan dengan apa yang bisa dilakukan oleh produk.

Contoh:

  • obat herbal mata buram
  • software untuk membuat video
  • alat pemanas air portabel
  • dan sebagainya

Maka konten Anda harus menjelaskan bahwa produk Anda bisa memenuhi kebutuhan atau mengatasi masalahnya. Susunlah copywritingnya menjelaskan apa yang bisa dilakukan produk Anda.

Kata Kunci Untuk Target Pasar Problem Aware

Mereka sudah faham masalah, tetapi belum mengetahui ada produk yang bisa mengatasinya. Mereka biasanya mencari kata kunci yang berkaitan dengan cara mengatasi masalah tertentu, misalnya:

  • cara mengatasi mata buram
  • cara membuat video di komputer
  • cara memanaskan air tanpa kompor
  • dan sebagainya

Tentu saja, target pasar ini “lebih jauh”, maka tugas Anda adalah bagaimana mendekatkan mereka ke produk Anda. Mungkin dengan cara membuat artikel dulu tentang solusi dari masalah. Maka mereka akan menjadi target pasar solution aware.

Kata Kunci Untuk Traget Pasar Unaware

Ironisnya, mereka tidak akan mencari produk Anda, tidak mencari solusi, bahkan mereka tidak sadar punya masalah. Lalu bagaimana cara membidikanya?

Fokuslah pada orang-orangnya. Mungkin mereka tidak sadar punya masalah yang berkaitan dengan produk Anda. Tetapi mereka sadar punya masalah lain. Apa saja?

Mungkin Anda tidak punya produk berkaitan masalah lain tersebut, tetapi tetap bisa Anda manfaatkan untuk menarik mereka datang. Setelah datang, barulah kita sadarkan berkaitan masalah yang bisa diatasi dengan produk kita.

Tentu ini lebih panjang perjalannya. Namun jika abaikan, justru target pasar Anda itu kebanyakan disini. Bisa jadi paling banyak.

Jadi cara menemukan kata kuncinya:

  1. Siapa target pasar Anda? Buat profil yang cukup spesifik (ceruk pasar atau niche).
  2. Apa saja masalah-masalah yang mungkin mereka hadapi.
  3. Cari kata kunci untuk setiap masalah tersebut.

Validasi Kata Kunci Utama Anda

Setelah Anda mengembangkan kata kunci baru, Anda validasi dengan menggunakan Google Trends dan Volume pencarian, kemudian pilih yang bagus.

Catatlah kata-kata kunci tersebut. Minimal Anda memiliki 5 kata kunci utama hasil dari pengembangan diatas.

Langkah 3: Cara Riset Kata Kunci Produk: Memeriksa Persaingan

Cara Riset Persaingan

Bagaimana cara meriset persaingan kata kunci? Banyak caranya. Yang paling mudah ialah dengan menggunakan tools seperti Free Keyword Generator diatas. Anda lihat ada kolom KD, itu adalah Keyword Difficulty. Semakin besar semakin sulit. Kalau masih warna hijau, artinya sangat mudah.

Bisa juga secara kualitatif dengan cara melihat halaman pertama Google. Anda nilai hasil pencarian di halaman pertama. Jika penuh dengan website raksasa, artinya persaingan sulit. Jika banyak website gratisan, social media, youtube, forum, maka ada peluang kita menang (masuk hal 1 Google) lebih besar.

Cara gratis lainnya bisa dengan melakukan pencarian allintitle:kata kunci. Cara ini untuk menemukan seberapa banyak orang yang menggunakan kata kunci di judulnya.

Perhatikan: hanya 10 halaman website yang benar-benar menggunakan kata kunci tersebut. Anda memiliki peluang setidaknya masuk ke halaman 2 bahkan halaman 1.

Dan masih banyak software lainnya yang bisa gunakan untuk menganalisa persaingan. Namun tidak ada satu software pun yang dijamin akurat. Artinya Anda perlu mencoba dan membuktikannya sendiri. Bisa jadikan menurut software mudah, ternyata sulit. Atau menurut software sulit, tetapi mudah.

Setidaknya, melakukan riset persaingan akan membantu mengurangi beban kerja kita, untuk menyaring kata-kata kunci yang punya peluang lebih besar. Ya, peluang!

Haruskah Semua Kata Kunci Dicek Persaingannya?

Jika Anda punya software yang memungkinkan mengecek ribuan kata kunci dengan mudah, maka kenapa tidak? Namun jika manual akan memakan banyak waktu.

Cara kedua adalah dengan mencari turunan kata kunci menjadi kata kunci yang lebih spesifik. Kata kunci spesifik biasanya memiliki tingkat persaingan lebih rendah. Boleh Anda validasi persaingannya, boleh juga tidak.

Kata kunci spesifik dan persaingan rendah kita sebut low hanging fruit.

Kata Kunci Low Hanging Fruit

Low hanging fruit adalah istilah dari buah yang mudah dipetik. Begitu juga dengan kata kunci, ada yang mudah dipetik. Yaitu kata kunci yang rendah saingan. Meski pun yang nyarinya sedikit.

Maka kumpulkan dan bidik kata kunci yang rendah saingan dulu. Jangan hanya bidik satu, tetapi banyak kata kunci. Jangan hanya di satu tempat, tetapi posting konten Anda di banyak tempat.

Kata kunci yang rendah saingan adalah kata kunci yang lebih spesifik. Biasanya kata kuncinya panjang, minimal 4 kata atau lebih.

Jadi Anda perlu mengumpulkan kata kunci spesifik untuk menjadi prioritas awal sambil membidik kata kunci yang volumenya cukup besar.

Caranya:

  1. Bidik kata kunci utama di judul.
  2. Bidik kata kunci spesifik di deskripsi, konten, tag atau hashtag.

Saat membuat judul kita bisa tambahkan hal-hal spesifik, yaitu:

  • Buying keyword: kata kunci yang biasa digunakan oleh orang yang siap membeli seperti: jual, beli, agen, distributor, harga, dan sebagainya.
  • Kota target: kata kunci nama kota agar spesifik membidik kota tertentu.
  • Niche: kata kunci berkaitan target pasar seperti: untuk mamah muda, untuk wanita karir, untuk lansia, untuk diatas 40 tahun, dan sebagainya.

Atau Anda juga bisa mendapatkan kata kunci spesifik melalui Google, caranya dijelaskan di video berikut:

Langkah 4: Prioritaskan Kata Kunci Utama Anda

Mungkin Anda mulai bertanya-tanya, target pasar mana yang perlu digarap? Tentu paling tinggi level awareness-nya akan memberikan hasil yang lebih cepat. Namun jika jumlahnya masih sedikit atau bahkan tidak ada, turunkan level awareness-nya.

Skala Prioritas Kata Kunci Utama

Banyak orang yang membidik ke target pasar dari tinggak problem aware sampai product aware. Artinya ada 3 kelompok yang lebih mudah untuk dibidik. Dari 3 kelompok ini, prioritaskan mana yang paling menguntungkan untuk bisnis Anda.

Setidaknya ada 3 hal yang bisa kita perhatikan:

  1. Perhatikan trendingnya. Semakin naik atau minimal stabil, itu bagus.
  2. Perhatikan volumenya. Semakin besar artinya semakin potensial.
  3. Perhatikan persaingannya. Semakin mudah persaingan, maka akan semakin mudah penawaran kita ditemukan di Google.

Untuk menentukan skala prioritas, Anda bisa melihatnya dari 3 hal diatas. Idealnya prioritaskan yang trendingnya bagus, volumenya besar, dan persaingannya ringan.

Prioritaskan Dulu Low Hanging Fruit

Anda bisa mulai dari yang persaingannya ringan meski volume sedikit. Ini akan memberikan hasil lebih cepat dibandingkan membidik kata kunci yang trend dan volumenya bagus tetapi persaingannya berat.

Membidik banyak kata kunci dengan persaingan ringan lebih memungkinkan bagi pemula dibandingkan membidik kata kunci dengan volume besar tetapi persingannya berat. Karena volumenya kecil, strateginya kita membidik banyak kata kunci.

Berbeda jika kebijakan bisnis Anda menginginkan hasil besar meski membutuhkan waktu lama. Anda bisa membidik kata-kata kunci yang trending dan volumenya bagus. Itu keputusan Anda.

Jika diantara kata kunci rendah saingan memiliki trend dan volume yang bagus, itu adalah kata kunci emas (golden keyword), harus segera Anda garap. Jika Anda mau fokus mencari golden keyword dengan tekun melakukan riset, silahkan.

Kesimpulan Cara Riset Kata Kunci Produk

Cara riset kata kunci yang akurat adalah kita perlu memahami kondisi pasar. Kita tidak akan pernah akurat menambak jika tidak mengetahui targetnya.

Kemudian kembangkan kata-kata kunci untuk masing-masing tingkatan pasar. Beda tingkatan, beda kata kuncinya.

Dengan mengembangkata kunci, kita bisa menemukan kata kunci yang lebih akurat, yaitu yang lebih tepat untuk target pasar Anda. Jangan lupa validasi kata kunci utama Anda melalui Google Trend dan Volume pencarian.

Kemudian prioritaskan. Tidak semua kata kunci akan memberikan hasil yang sama. Juga tingkat kesulitannya berbeda. Anda perlu memprioritaskan sesuai dengan kebijakan bisnis Anda.

Kemudianlah buat konten. Bisa membuat artikel, gambar, atau video. Bagi yang yang kesulitan membuat artikel, Anda bisa menggunakan jasa pembuatan artikel SEO kami.

Demikianlah Cara Riset Kata Kunci Produk yang akurat dan gratis sehingga beban kerja Anda lebih ringan dalam menjual produk di Google.


Kunjungi Juga:

Video Course: Cara Mudah Bisa Copywriting

Video Course: Punya Banyak Pemasukan Dengan SATU Fokus Aktivitas

eBook GRATIS: 3 Langkah Menghasilkan Uang Dengan Cepat Dari Internet

Leave a Reply

Your email address will not be published.