Cara Mendatangkan Traffic ke Website Bisnis atau Jualan Anda

Menguasai kemampuan cara mendatangkan traffic ke website adalah salah satu syarat sukses bisnis online. Mengapa? Karena sehebat apa pun produk, jasa, atau bisnis Anda, jika tidak ada yang melihatnya, siapa yang akan tertarik?

Disisi lain cara mendatangkan traffic ke website adalah salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis online. Bahkan, bisa saja, jika tidak bisa mendatangkan traffic, Anda tidak akan bisa bisnis online. Menulis status di Facebook, jika tidak ada yang melihatnya, status Anda tidak berguna apa-apa kecuali untuk catatan pribadi Anda.

Mau tidak mau, bisa mendatangkan traffic harus Anda usahakan. Ya, harus mau. Jika tidak, Anda tidak bisa sukses bisnis online. Tidak harus Anda kuasai memang, Anda bisa membayar orang atau kerja sama dengan orang yang memiliki kemampuan mendatangkan traffic.

cara mendatangkan traffic

Mendatangkan Traffic Adalah …

OK, sebelum jauh kita membahas cara mendatangkan traffic ke website, saya ingin menjelaskan definisinya dulu supaya pembahasan kita tidak bias.

Apa itu traffic? Traffic itu untuk analogi orang-orang yang melihat apa yang kita tawarkan. Biasanya kita menawarkan sesuatu melalui website. Jadi, traffic adalah orang-orang yang membuka website Anda. Bisa dikatakan juga pengunjung (visitor) website Anda.

Website Anda bisa macam-macam, bisa toko online, landing page, sales funnel, blog, dan sebagainya. Silahkan baca penjelasan berkaitan website disini. Semuanya percuma jika tidak ada yang mengunjunginya bukan?

Framework Cara Mendatangkan Traffic ke Website

Banyak orang yang membahas cara mendatangkan traffic ke website fokus ke platform tertentu. Misalnya fokus ke Facebook atau Google. Itu boleh saja, tetapi konsepnya tidak bisa diterapkan untuk platform lainnya. Kita perlu memahami platform yang umum, yang bisa diterapkan untuk semua platform dan untuk waktu yang tidak terbatas (evergreen).

Apalagi membahas mendatangkan traffic dengan menggunakan tool otomatisasi tertentu. Seringkali tidak bisa berumur panjang. Pemilik platform seperti Facebook, Instagram, Pinterest, dan sebagainya tidak suka ada alat yang mengotomatisasi aktivitas di platform mereka. Kenapa? Karena mungkin akan mengganggu pengguna lain atau memberatkan server mereka.

Adalah Russell Brunson yang memperkenalkan platform mendatangkan traffic di bukunya yang berjudul Traffic Secret. Bukunya gratis kalau mau Anda beli. Gratis koq beli? Ya, karena Anda membayar ongkos kirimnya. Bagi yang belum bisa membeli, akan saya berikan rangkuman platform yang bisa Anda terapkan.

Memahami Platform Yang Kita Gunakan

Platform yang dimaksud adalah seperti Google, Facebook, Youtube, dan sebagainya.

Fahami apa tujuannya (keinginan) platform tersebut, kemudian sesuaikan rencana kita. Hampir semua platform memiliki tujuan yang sama: semakin banyak user, bagaimana agar user betah, dan pada ujungnya akan mendapatkan uang dari pengiklan. Betul?

Yang berbeda tentuk teknis dan karakternya. Misalnya Google, maunya Google tentu semakin banyak pengguna mesin pencari Google. Tujuannya supaya banyak yang ngiklan di Google. Ya, UUD (Ujung Ujungnya Duit). Itu tidak masalah, namanya juga bisnis. Sama kita juga, nyari duit.

Begitu juga dengan Facebook. Maunya, pengguna Facebook betah di Facebook. Tujuannya? Ya, betul pengiklan = duit. Sama dengan platform lainnya.

Masing-masing platform merancang agar si user betah dan terus bertambah jumlahnya. Itu keberhasilan mereka. Itu tujuan mereka.

Jika kita berusaha menggunakan cara-cara tidak baik, yang bisa mengganggu pengguna sebuah platform, maka si pemilik platform akan marah. Dan, akan berusaha agar Anda tidak bisa berbuat apa-apa di platform mereka. Makanya, perbuatan seperti SPAM, menggunakan robot, dan aktivitas lainnya yang mengganggu, akan dihalangi sekuat tenaga oleh mereka.

Mungkin masih ada cara-cara seperti itu yang berhasil. Ya sama saja, seperti kita mengunci motor, tapi ada yang nyolong juga. Tapi mereka akan terus menghalangi perusak demi betahnya user pada umumnya.

Nah, saya mengajak Anda menyelaraskan aktivitas kita dengan tujuan platform tersebut. Bukankah ini saling menguntungkan? Bukan berusaha mencari cara mengakali sebuah platform yang merugikan mereka. Kita nyari uang di sebuah platform, tetapi kita malah merusaknya.

Bagaimana caranya agar pengguna Google betah? Saat si user menggunakan google untuk mencari sesuatu, maka hasilnya harus akurat atau relevan dan menemukan konten-konten yang bermanfaat bagi si user. Maka tugas kita untuk menyelaraskannya adalah dengan membuat konten yang relevan dengan kata kunci dan menyiapkan konten yang bermanfaat dan berkualitas.

Bagaimana caranya agar pengguna Facebook betah? Caranya agar si pengguna Facebook mendapatkan posting-posting yang menyenangkan dan terjadi interaksi yang menyenangkan. Social Media tujuannya sebagai tempat bersocial yang menyenangkan. Tidak diganggu oleh orang yang nyebar konten jualan melulu.

Memahami Target Pasar Anda

Setelah Anda memahami platform yang Anda gunakan, maka Anda harus memahami siapa target pasar Anda. Kenapa? Supaya Anda bisa membidiknya. Bagaimana Anda bisa membidik sesuatu jika Anda tidak tahu apa yang dibidik?

Apa saja yang perlu difahami?

  • Siapa? Atau profilnya.
  • Percakapan dan kosa kata khas mereka.
  • Mental model atau belief mereka
  • Core desire (kekayaan, relasi, atau kesehatan)

Berkaitan dengan platform: dimana mereka berkuampul?

  • Website yang sering dikunjungi
  • Group Facebook tempat mereka nongkrong
  • Channel Youtube yang mereka subscribe
  • Produk yang mereka sukai
  • Tema yang mereka sukai
  • Tokoh yang mereka idolakan
  • dan sebagainya

Mengetahui tokoh, produk, dan teman tertentu memudahkan kita menemukan social medianya. Misalnya seorang tokoh biasanya punya Halaman Facebook. Jika kita mengetahui tokoh idola mereka, maka kita bisa mendapatkan halaman tempat mereka berkumpul.

Russell Brunson memperkenalkan konsep The Dream 100 (bukan asli konsep dia sebenarnya). Jika bisnis Anda bisnis B2B, The Dream 100 adalah daftar calon klien Anda. Jika bisnis Anda lebih umum, The Dream 100 adalah orang-orang yang memiliki akses ke target pasar Anda. Sebagai contoh, jika Anda membidik penggemar Oprah, maka Oprah menjadi salah satu The Dream 100 Anda.

Dinamakan The Dream 100, artinya harus banyak. Ratusan kalau bisa. Tidak harus 100, lebih juga bahkan ribuan juga boleh.

Kuncinya adalah semakin faham target pasar Anda, maka akan semakin mudah mendatangkannya.

Cara Mendatangkan Traffic Ke Website

  1. Siapkan Daya Tarik (umpan), untuk mendatangkan orang, Anda harus punya daya tarik. Daya tarik bisa berupa (pilih salah satu, dua atau ketiganya). Bisa dikatakan ini diibaratkan dengan “umpan”.
    • Orangnya: Attractive Character (karakter pribadi yang menarik)
    • Kontennya: Anda harus mempublikasi konten-konten yang disukai target pasar
    • Produknya: yang luar biasa dan sangat dibutuhkan oleh target pasar Anda (produk gratis, murah, atau dengan harga cukup menarik)
  2. Untuk mendapatkan ikan, kita harus memancing di tempat ikan berkumpul dengan umpan kesukaan mereka. Begitu juga dengan traffic, sebarlah kail ditempat-tempat mereka berkumpul. Russull Brunson menyebutnya dengan Hook. Medianya bisa berupa tulisan, gambar, maupun video. Kuncinya berisi hook (yang memancing perhatian mereka).
  3. Tiga Metode Menarik Target Pasar Anda
    • Organik, secara alami mereka menemukan konten kita yang berisi hook, baik karena ada kesamaan, rekomendasi, pencarian, viral, dan sebagainya.
    • Iklan, bisa untuk membidik audiens tertentu, yang punya interest tertentu, atau pencari kata kunci tertentu.
    • Kerja sama dengan The Dream 100. Membuat pertunjukan bareng, misalnya di channel youtube, Anda membuat konten hasil kolaborasi.
  4. Arahkan orang-orang dengan Hook ke website yang kita inginkan.

Saat kita sudah mendapatkan perhatian, kemudian mereka memperhatikan kita, maka kita bisa mengarahkan ke website. Nah di website mereka diapakan? Bisa saja langsung kita tawarkan produk, jasa, atau bisnis kita. Tetapi ada yang lebih baik.

Tangkap Mereka

Sejauh ini sebenarnya kita sudah membahas 3 cara mendatangkan traffic: organik, iklan, dan kerja sama. Ada satu traffic yang menurut Brunson paling penting, yaitu traffic yang Anda miliki. Contoh yang paling populer adalah email list. Kenapa dimiliki? Karena saat saya ingin mendatangkan traffic ke posting ini misalnya, saya tinggal broadcast ke email list saya, maka pengunjung pun datang.

Jadi, traffic yang datang itu harus Anda tangkap. Misalnya email. Sebagai contoh, saya menawarkan ebook dan video gratis untuk mendapatkan email, sehingga saya bisa terus berinteraksi dan memberi manfaat bagi yang sudah mendaftar.

Russell Brunson menyebutnya, tujuan traffic adalah untuk mengisi sales funnel. Ya, dia juga menjual produk yang bernama Click Funnel. Saya juga ikut email listnya Russell Brunson, dan saya sering mendapatkan email berisi link ke video atau podcast yang secara rutin dia publikasikan. Saya mendapatkan manfaat yang banyak. Penawaran ada, tapi tidak banyak.

Russell Brunson menyarankan, dapatkan dulu emailnya sebelum Anda mengarahkan langsung ke website penjualan. Inilah yang disebut funnel. Funnel ini tujuannya pendekatan dan edukasi agar calon pembeli Anda faham dan siap menerima penawaran Anda.

Langkah-langkah Teknis Mendatangkan Traffic

Siapkan Website Yang Mau Ada Promosikan

Terlepas apakah Anda mau menggunakan funnel atau tidak, yang penting websitenya sudah Anda siapkan. Apakah itu toko online, apakah itu halaman penjualan (sales page), atau sistem sales funnel. Siapkan dulu sebagus mungkin, dengan copywiring yang bagus agar traffic yang datang bisa dimaksimalkan.

Yang harus Anda siapkan:

Siapkan Umpan (Daya Tarik)

Misalnya:

  • Konten baik berupa video, artikel, ebook, dan sebagainya
  • Produk yang sangat dicari orang (langka, harga murah, baru datang, dan sebagainya)
  • Deal atau penawaran tidak bisa ditolak seperti diskon, bonus, dan sebagainya
  • dan apa pun yang akan disukai oleh target pasar Anda

Umpan ini akan menjadi inti strategi mendatangkan traffic.

  1. Jelaskan umpan ini dengan copywriting yang baik di website ini semenarik mungkin.
  2. Nantinya umpan ini pun yang akan menjadi inti dari kail (materi promosi) yang Anda sebar.

Sebar Kail Ke Tempat Berkumpul

Kail itu bisa dalam berbagai bentuk, seperti cara offline: brosur, selebara, poster, spanduk, dan sebagainya. Cara online juga pada dasarnya sama:

  • Siapkan media (kail). Medianya bisa berupa:
    • gambar
    • video
    • tulisan
    • audio
  • Platform tempat menyebar. Identifikasikan dimana kita akan menyebar kail.
    • bisa website sendiri agar didatangi target pasar
    • di social media
    • di youtube
    • di website orang lain
    • di email list orang lain
    • di akun socmed orang lain
    • dan diberbagai tempat seperti dijelaskan di atas (The Dream 100)
  • Untuk bisa menyebarkan kail, tentu saja bisa dengan 3 cara:
    • Gratis (organik): identifikasikan dimana bisa organik
    • Berbayar: dimana saja kita membayar
    • Kerja sama: dengan siapa kita kerja sama

Tiga kunci keberhasilan iklan atau materi promosi Anda untuk mendatangkan traffic adalah:

  1. Menarik perhatian orang baik melalui tulisan atau gambar. Jika muncul di social media, membuat orang berhenti. Jika muncul di Google membuat orang tertarik perhatiannya, jika muncul di Youtube, orang akan tertarik perhatiannya ke video Anda dan sebagainya.
  2. Setelah tertarik perhatiannya, buat gambar dan atau tulisan Anda dengan copywriting yang jitu membuat penasaran orang agar mengklik iklan Anda atau membaca/menontonnya.
  3. Setelah itu, iklan atau promosi Anda harus bisa mengarahkan ke website Anda.

Copywriting sangat berperan dalam melakukan 3 kunci ini.

Berkaitan hasil traffic akan dipengaruhi oleh:

  • kualitas iklan atau media promosi Anda dan
  • kuantitas dan kualitas target pasar yang melihat iklan atau media promosi Anda

Kualitas media promosi sangat dipengaruhi oleh penawaran (daya tarik), kualitas desain, dan kualitas copywriting. Tidak harus sempurna, tetapi buatlah sebaik mungkin. Kemudian sebarkan ke sebanyak (kuantitas) orang yang tertarget (kualitas).

Tangga Menuju Traffic Besar

Langkah #1: Datangkan Traffic Organik

Jika Anda belum punya audiens (atau masih sedikit), maka Anda bisa melakukannya dengan cara organik dan iklan. Kerja sama akan sulit karena Anda masih belum punya audiens. Baik organik maupun iklan, Anda bisa menggunakan platform mesin pencari dan social media.

Konsepnya sudah dibahas diatas. Untuk teknisnya perlu membahasan lebih lanjut yang spesifik dengan platform masing-masing. Anda bisa mulai dengan blog, Group Facebook, dan youtube secara organik yang penjelasannya bisa dibaca disini.

Untuk mendatangkan traffic dari mesin pencari, tekniknya disebut SEO, Anda bisa membaca panduannya disini.

Dan, in syaa Allah saya akan bahas cara mendatangkan traffic lainnya. Sebenarnya, jika memahami konsep atau framework diatas, Anda bisa secara kreatif melakukannya dengan cara sendiri.

Langkah #2: Datangkan Traffic Secara Berbayar

Jika Anda sudah mulai memiliki uang dari traffic organik, mulailah mempercepat traffic dengan berbayar. Ada banyak cara berbayar. Iklan di Facebook, di Google, atau di website yang populer. Anda bisa membayar pemilik akun Instagram yang followernya banyak. Anda bisa membayar pemilik channel youtube yang subscribernya banyak. Dan masih banyak cara lainnya.

Kedua traffic ini sangat disarankan untuk membangun list atau aset yang nyata. Sangat penting untuk langkah selanjutnya.

Langkah #3: Datangkan Traffic Dengan Kolaborasi

Anda bisa menggandakan traffic Anda dengan cara kolaborasi. Perlu difahami, agar orang mau berkolaborasi dengan kita, tentunya kita harus memiliki sesuatu. Mereka membutuhkan tambahan traffic dari kita, begitu juga. Jika orang lain yang sudah punya audiens tidak mau bekerja sama dengan Anda, wajarlah.

Tidak perlu marah, tidak perlu mengatakan sombong, fokus membangun traffic dasar yang Anda lakukan secara organik atau berbayar. Jika mau mencari mitra untuk kolaborasi, mulailah mencari mitra yang memiliki audiens setara. Misalnya juamlah subscriber youtube yang sama, jumlah mailing list yang sama, dan sebagainya. Tidak harus sama, tetapi mendekati atau cukup seimbang.

Kolaborasi adalah daya ungkit atau menggandakan apa yang Anda punya, jika Anda belum punya apa-apa (terlalu kecil), apa yang mau digandakan.

Pendekatan Anda kepada orang-orang yang ada di the dream 100 juga sangat penting. Bagaimana caranya agar mereka mau bekerja sama dengan Anda.

Jika belum siap berkolaborasi, fokus pada cara mendatangkan traffic ke website yang Anda bisa dulu. Mungkin organik dan juga berbayar sesuai dengan kemampuan Anda.

Membangun Traffic Untuk Membangun Aset

Salah satu kesalahan para pemula adalah mendatangkan traffic untuk menjual jangka pendek. Salah? Ya salah. Anda akan terus mencari dengan susah payah. Terus-menerus. Cara yang bagus dan untuk jangka panjang adalah mendatangkan traffic itu untuk membangun list atau setidaknya audiens.

Bedanya list dan audiens adalah, list orang-orang yang sudah terdaftar. Contohnya email list. Audiens itu orang-orang yang mengkonsumsi konten Anda seperti penonton video youtube Anda, pembaca blog, pembaca status Anda di Facebook, dan sebagainya. List lebih berharga, tetapi audiens adalah sumber list Anda.

Fokuslah bangunlah list atau audiens dulu. List dan audiens adalah aset yang akan berguna jangka panjang. Jangan sia-siakan orang yang datang, kemudian sebagian besar pergi begitu saja. Tangkap emailnya, kemudian berkomunikasilah dan berikan mereka manfaat.

Saat Anda sudah memiliki audiens atau list, cara mendatangkan traffic ke website, bahkan yang baru Anda buat, bisa dilakukan dengan mudah, cepat, dan murah. Jualan Anda bisa mudah dilakukan dalam jangka panjang.

Kesimpulan Cara Mendatangkan Traffic ke Website Anda

  1. Anda perlu memahami 3 hal ini:
    1. Siapa target pasar Anda
    2. Dimana mereka berkumpul (The Dream 100)
    3. Tujuan dan karakter platform tempat berkumpul
  2. Datangkan traffic dengan cara organik dan/atau berbayar
    1. Siapkan tujuan traffic (website)
    2. Siapkan umpan
    3. Sebar kail
  3. Bangun list dan audiens (aset traffic) memanfaatkan traffic organik dan berbayar
  4. Gandakan aset traffic Anda dengan kolaborasi
  5. Kapan pun Anda membutuhkan traffic untuk website Anda, tinggal posting atau blast, traffic pun datang.

Bagaimana dengan pemula? Fokus untuk melakukan langkah 1 sampai 3, sampai memiliki aset traffic yang cukup untuk kolaborasi. Jika belum bisa yang berbayar, organik dulu.

Begitulah gambaran besar secara lengkap bagaimana cara mendatangkan traffic ke website Anda.

Similar Posts

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *