|

Cara Agar Bisa Menulis Artikel atau Konten Untuk Pemasaran Internet

Dalam pemasaran internet, kemampuan membuat artikel atau tulisan adalah kemampuan yang sangat bermanfaat. Saya tidak mengatakan harus, karena tidak ada keharusan dalam bisnis. Yang ada adalah manfaat dan konsekuensi.

Jika kita punya kemampuan menulis artikel, maka kita bisa dengan mudah membuat tulisan untuk kebutuhan pemasaran online kita. Untuk menulis di blog, menulis di media sosial, menulis email, menulis deskripsi youtube, menulis caption instagram, menulis ebook, menulis buku, dan sebagainya.

Bahkan saat kita memiliki fokus ke konten video, percayalah kemampuan menulis akan sangat membantu saat kita merancang isi video. Begitu gambar-gambar promosi akan membutuhkan tulisan juga.

Bagaimana jika tidak bisa? Konsekuensinya Anda tidak bisa melakukan hal-hal diatas. Padahal sangat bermanfaat jika bisa. Jika tetap mau melakukan hal diatas, maka kita akan membayar orang untuk melakukannya. Jika sudah punya modal, itu tidak masalah, tetapi bagi pemula yang kurang modal, itu bisa menjadi masalah.

cara agar bisa menulis artikel

Kunci-kunci Bisa Menulis Artikel

Memangnya kang Rahmat bisa menulis? Lah, apa yang sedang Anda baca ini adalah tulisan saya. Bukan hasil tulisan jasa atau karyawan saya. Memang ada yang ditulis karyawan saya, tetapi banyak juga saya tulis sendiri.

Mungkin sudah ribuan artikel saya tulis. Sudah ribuan halaman ebook dan buku saya tulis. Alhamdulillah saya bisa menulis. Tentu saja definisi “bisa” yang saya maksud tidak seperti definisi bisa versi ahli bahasa. Mungkin saya masih dianggap belum bisa oleh mereka.

Tapi saya menulis bukan untuk menjadi ahli bahasa. Saya menulis untuk menghasilkan uang. Mungkin tata bahasa dan diksi saya tidak bagus. Tapi tulisan saya sudah bisa menghasilkan uang.

Nah inilah yang mau saya bagikan kepada Anda. Bagaimana caranya saya bisa menulis banyak artikel meski saya bukan ahli bahasa Indonesia. Tidak juga kuliah di jurusan sastra bahasa Indonesia. Tapi tetap bisa menulis.

Jadi yang dimaksud bisa menulis disini adalah bisa menulis yang menghasilkan. Bukan bisa menulis dengan tata bahasa dan diksi yang bagus. Jika Anda mau menjadi ahli menulis dengan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, bukan disini tempatnya.

OK, bagaimana saya bisa menulis? Saya akan share kunci-kuncinya. Jangan harap akan mendapatkan pelajaran tata bahasa Indonesia ya, saya kurang faham. Tapi kunci-kunci yang akan membuka kemampuan Anda.

Kunci Pertama: Percaya Diri Saja

Saat pertama saya belajar bisnis online, saya melihat banyak blog, website, forum, email, dan sebagainya penuh dengan tulisan. Tanpa sadar saya menyimpulkan bahwa menjalankan bisnis online salah satu caranya dengan banyak menulis.

Maka saya memutuskan membuat website dan mulai menulis artikel. Saya tidak pernah bertanya, “apakah saya bisa menulis”. Saya tidak pernah mengatakan, “saya tidak bisa menulis”. Ya, saya percaya diri bahwa saya akan menulis.

Apakah tulisan saya langsung bagus? TIDAK. Banyak yang mengkritik tulisan saya. Tapi saya tidak ambil pusing. Saya perbaiki saja yang salah dan kurang. Saya teruskan menulis.

Saat ada yang mengkritik, saya malah senang. Ternyata tulisan saya ada yang baca. He he.

Saya tidak tahu apakah tulisan saya semakin bagus atau tidak, yang pasti semakin sering saya menulis, blog saya semakin banyak pengunjungnya. Jualan saya laris, dapat iklan dari adsense, dan banyak yang mengundang menjadi trainer.

Jadi, percaya diri saja, putuskan Anda akan menulis. Misalnya akan membuat blog dan rutin menulis.

Kunci Kedua: Belajar Seperti Anak Kecil

Di London, anak berusia baru 3 tahun sudah pinter ngomong bahasa Inggris lho.

Ya jelaslah! Kan tinggal di Inggris. Pasti bisa bahasa Inggris. Tapi, disana, meski pun sudah dewasa, kebanyakan tidak bisa bahasa Indonesia, apalagi bahasa Jawa, Sunda, dan sebagainya.

Bagaimana anak kecil berusia 3 atau 5 tahun sudah bisa bicara. Padahal mereka belum mengerti apa itu grammar, tense, dan sebagainya. Tetapi tetap bisa.

Kuncinya mereka mengamati dan meniru. Sederhana. Itu yang saya lakukan. Bahkan sampai saat ini.

Saya banyak baca buku, saya banyak baca artikel, saya banyak baca majalah, dan sebagainya. Kemudian saya mencoba meniru tulisan mereka. Mecoba dan mencoba, sampai akhirnya menulis dengan gaya saya sendiri.

Menitu BUKAN menjiplak. Meniru BUKAN copy paste. Bahkan saya lebih sering meniru tanpa sadar. Saya baca saja sebanyak mungkin, maka pola-pola kalimat, gaya bahasa, pemilihan kata, akan masuk ke pikiran bawah sadar saya.

Yang lebih sering saya tiru adalah format atau susunan artikel. Bagaimana orang-orang menyusun artikel dari awal sampai akhir. Tapi tidak copy paste.

Kunci Ketiga: Pantang Menjadi Plagiat

Terlepas masalah hukum tentang plagiat. Atau jelek untuk SEO. Jika kita suka plagiat maka kita sedang mematikan atau menghilangkan kesempatan untuk bertumbuh dan menjadi bisa.

Contoh plagiat adalah copy paste artikel orang. Copy dari blog orang lain kemudian dipaste di blog kita. Terlepas apakah kita memasang link balik atau tidak, tetapi Anda sedang menghilangkan kesempatan menjadi bisa.

Mengutip sebagian boleh. Namun copy paste plek total, jangan dibiasakan. Bukan masalah harus atau tidak harus, tetapi manfaat dan konsekuensinya.

Manfaat pantang menjadi plagiat akan mendorong Anda menjadi bisa. Konsekuensi menjadi plagiat akan menjadikan kita bisa terkena masalah hukum, jelek untuk SEO, berbuat dzalim, dan kita tidak pernah punya kemampuan menulis artikel.

Kunci Keempat: Buat Blog Maka Anda Akan Menjadi Bisa

Banyak yang tidak mau membuat blog dengan alasan tidak bisa menulis. Justru apa yang terjadi dengan saya, kemampuan menulis saya makin lancar setelah membuat blog dan rutin menulis.

Tulislah meski hanya 100 kata. Kemudian tulis lagi artikel lain dan selanjutnya. Suatu saat kita bisa balik lagi ke postingan lama, kemudian tambahkan lagi. Blog lama saya awalnya banyak yang berisi artikel dibawah 300 kata. Sekarang, kebanyakan sudah diatas 1000 kata. Saya update saja secara rutin.

Jangan dulu mikirin hasil. Niatkan saja sebagai wadah untuk belajar.

Anda bisa mulai dengan blog gratisan atau membuat blog dengan domain dan hosting berbayar. Itu terserah Anda. Namun saya sarankan, mulailah ngeblog. Jangan pikirkan SEO, jangan pikirkan hasil. Menulis saja dulu.

Kunci Kelima: Bicaralah Dengan Tulisan

Saya yakin Anda yang membaca tulisan ini sudah bisa berbicara bahasa Indonesia kan? Selama ini seringnya dengan bahasa lisan (bicara). Maka untuk awal menulis, Anda tinggal tuangkan bahasa lisan Anda ke tulisan. LISAN menjadi TULISAN.

Coba praktek seperti ini. Gunakan HP Anda untuk merekam Anda bicara. Misalnya Anda mau menjelaskan sebuah produk ke teman Anda. Rekam penjelasan Anda. Kemudian putar ulang dan ketik. Atau bisa dengan menggunakan Google Docs.

Apakah saya melakukannya? Tidak. Itu yang dilakukan orang lain, kenapa tidak Anda dicoba? Saya lebih suka “merekam” di imajinasi saya. Saat saya mau membuat artikel, saya akan mencoba menjelaskan dengan lisan di imajinasi saya. Lakukan beberapa kali, dan saya mulai menulis.

Silahkan bisa dipilih yang mana. Apakah merekam dengan alat perekam atau dengan imajinasi untuk mengubah lisan Anda menjadi tulisan.

Penutup

Tanpa terasa saya sudah menulis artikel ini 1000 kata lebih dalam hitungan sekitar setengah jam saja. Menulis itu mudah. Yang perlu kita lakukan adalah membiasakannya. Semua skill atau keterampilan memang membutuhkan pembiasaan.

Saya sudah bagikan 5 kunci pembuka kemampuan menulis saya. Mungkin akan bermanfaat bagi Anda agar bisa menulis artikel. Jika ada yang mau ditanyakan silahkan tulis di komentar.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *