| |

Apa Itu Sales Funnel? Apa Manfaatnya dan Bagaimana Cara Membuatnya

Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas bahwa hanya 3% target pasar Anda yang siap membeli. Jika kita hanya fokus kepada mereka saja, sangat disayangkan potensi 97% pasar lainnya, Dan salah satu cara untuk menjangkaunya, kita bisa menggunakan sales funnel. Apa itu sales funnel?

Sales funnel bisa diterapkan untuk membidik target pasar yang belum siap membeli. Diantara orang yang belum siap membeli pun ada tingkatannya. Jadi kita perlu strategi dan sistem untuk membidik orang-orang yang belum siap.

Pada artikel ini saya akan jelaskan dengan bahasa sederhana konsep sales funnel dan bagaimana cara menerapkannya.

Memahami Konsep Sales Funnel

Untuk memudahkan pemahaman, saya gambarkan dalam skema dibawah ini:

Seperti dijelaskan diatas, bahwa target pasar itu berbeda kesiapannya untuk membeli produk. Sebagai contoh target pasar dibagi dalam 5 kelompok ini:

  1. Kelompok orang yang unaware. Tidak sadar masalah, apalagi produk.
  2. Kelompok orang yang problem aware. Sadar masalah, tetapi belum sadar ada solusi.
  3. Kelompok orang yang solution aware. Sadar solusi, tetapi belum sadar produk kita.
  4. Kelompok orang yang product aware. Sadar akan produk kita.
  5. Kelompok orang yang most aware. Bisa dikatakan pelanggan atau pernah membeli.

Maka tugas kita adalah:

  1. Bagaimana cara menarik masing-masing kelompok? Untuk kelompok 4 dan 5, mungkin kita bisa jualan. Tapi kelompok 1 sampai 3, kita tidak bisa jualan langsung. Lalu bagaimana? Kita perlu mengumpulkan saja.
  2. Kita perlu membuat tempat berkumpul untuk masing-masing kelompok. Setidaknya ada 5 tempat berkumpul. Bisa berupa email list, WA list, Group Facebook, Group Telegram, dan sebagainya. Yang paling banyak digunakan adalah email karena dari segi teknologi sangat mendukung.
  3. Mengajak target pasar Anda untuk bergabung dengan tempat bergabung yang sesuai dengan level atau kelompoknya.
  4. Mengubah orang-orang agar levelnya makin siap untuk membeli kemudian menaring dan memindahkan ke kelompok baru. Misalnya mengubah orang yang masih unware menjadi problem aware, kemudian pindahkan ke kelompok problem aware.

Nah 4 langkah inilah yang disebut konsep sales funnel.

Yang asalnya orang yang siap membeli itu hanya 3%, dengan konsep sales funnel bisa bertambah. Tidak akan sampai 100%, tetapi akan jauh lebih besar dari angka 3%. Jika dengan 3% saja sudah menguntungkan, apalagi jika angkanya lebih besar.

Praktek Membangun Sales Funnel

Praktek membangun sales funnel bisa sangat bervariasi. Mungkin bisa 2 tahap atau 3 tahap saja. Bisa juga 5 tahap. Bebas saja.

Contoh Penerapan Sales Funnel

  1. Anda masuk ke sebuah platform misalnya Google atau Youtube. Disana target pasar Anda untuk semua level, termasuk yang unware.
  2. Anda membuat blog atau channel youtube untuk mendatangkan orang-orang yang problem aware. Kemudian Anda menjadikan audiens Anda sadar akan solusi (solution aware). Tentu dengan konten Anda.
  3. Anda membuat email list untuk mengumpulkan orang-orang yang solution aware. Kemudian Anda secara rutin mengirim email, selain memberikan solusi juga menjadikan mereka mengenal produk Anda. Sampai siap atau tertarik membeli produk (product aware).
  4. Para peminat produk Anda dikumpulkan di email list berbeda. Mereka adalah kelompok product aware. Kemudian terus follow up sampai membeli.
  5. Kemudian kumpulkan para pembeli di email list khusus. Ini kelompok most aware.

Praktek Anda bisa saja berbeda. Ini hanya contoh. Silahkan fleksibel dan bebas terserah Anda.

Yang penting Anda sudah memahami konsep dan bagaimana penerapannya.

Tempat Mengumpulkan Target Terbaik

Sebenarnya kita bisa mengumpulkan target pasar untuk masing-masing kelompok dengan berbagai media. Bisa group WA, bisa group Telegram, bisa Group Facebook, atau lainnya. Namun yang terbaik adalah email.

Kenapa? Karena teknologi email untuk pemasaran sudah sangat berkembang. Misalnya ada autoresponder, otomatisasi, pengiriman email masal, murah, konten leluasa, pengaturan list yang mudah, dan email adalah alat komunikasi yang paling banyak dilakukan.

Teknis Membuat Sales Funnel

Jika Anda sudah punya basic tentang penggunakan teknis pengelola email dan membuat landing page, sebenarnya mudah untuk membuat sales funnel. Yang penting faham konsepnya.

Saya tentu tidak bisa membahas semuanya disini. Karena akan membutuhkan banyak video tutorial dan akan lama membuatnya. Untuk sudah ada yang membuat panduan teknis membuat sales funnel yang cocok untuk pengelola email marketing yang disebutkan diatas.

Klik disini untuk mendapatkan panduan teknis membuat sales funnel. (gunakan kupon SBOCLUB untuk diskon 50%).

Anda juga bisa menggunakan jasa kami untuk membantu dalam membuat sales funnel Anda, yaitu:


Gratis eBook, Video, dan PDF Khusus untuk member Sukses Bisnis Online Club.

Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.