|

Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Punya Produk

Bagaimana sich cara memulai bisnis online tanpa punya produk?

Mudah.

Anda bisa memulai bisnis Anda meski tanpa punya produk. Bukan berarti tanpa produk, tetapi tanpa punya produk. Bisa segera langsung memulainya sekarang.

Bahkan ini adalah strategi yang lebih baik, dibandingkan Anda punya produk dulu.

Bagaimana jika Anda sudah mengeluarkan tenaga dan uang tapi saat dilucurkan produk Anda tidak laku?

Strateginya adalah siapkan dulu pasar atau customer, sebelum Anda menyiapkan produk. Seperti dikatakan oleh Seth Godin:

“Don’t find customers for your products, find products for your customers.”

Seth Godin (seorang pengusaha, penulis, dan pembicara publik asal Amerika Serikat).
Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Punya Produk

Langkah-langkah Cara Memulai Bisnis Online Tanpa Punya Produk

OK, sekarang kita bahas, bagaimana tahapan cara memulai bisnis online tanpa punya produk.

Langkah #1: Tentukan Anda Mau Bisnis Apa

Bukan harus punya produk, tetapi keputusan yang penting. Yang dimaksud bisnis apa itu bukan mau jual produk apa, tetapi lebih tepatnya:

  1. Niche: Anda mau bisnis memberikan solusi kepada siapa (ceruk pasar/niche). Contoh mau berbisnis memudahkan orang sibuk kerja membeli pakaian. Niche Anda: eksekutif atau pengusaha yang sibuk.
  2. Kategori produk: Misalnya Anda mau bisnis kopi dan peralatan kopi. Jadi tidak hanya fokus ke satu produk (misalnya kopi bubuk), tetapi lebih ke kategori produk.

OK, setelah Anda menentukan mau bisnis apa, selanjutnya kita ke langkah berikutnya.

Langkah #2: Dimana Target Pasar Anda Berkumpul

Bisa berkumpul secara fisik secara offline maupun secara online. Karena kita sedang bicara bisnis online, kita bisa mencari tempat berkumpul secara online.

Misalnya:

  • Group WA atau Telegram
  • Group Facebook atau Media Sosial lainnya
  • Email list
  • Halaman Facebook atau profil Brand atau tokoh
  • Halaman Instagram brand atau tokoh
  • Channel youtube
  • Pengguna Google
  • Audiens website tertentu dan sebagainya

Tugas Anda identifikasikan tempat berkumpul dimana target Anda ada disana.

Langkah #3: Identifikasikan Masalah, Kebutuhan, dan Keinginan Target Pasar

Caranya dengan ikut bergabung dengan tempat berkumpul tersebut. Kemudian Anda perhatikan diskusi, pertanyaan, keluhan, dan sebagainya disana. Supaya Anda bisa melihat apa yang menjadi masalah, kebutuhan, dan keinginan mereka.

Cari yang cukup umum dan paling banyak dialami.

Dari sini sebenarnya kita sudah bisa melihat ide-ide produk yang bisa kita tawarkan nanti. Tapi tunggu dulu. Kita masuk ke langkah selanjutnya, yaitu mengumpulkan mereka.

Langkah #4: Kumpulkan Mereka Di Tempat Yang Anda Kuasai

Kesalahan yang sering dilakukan pebisnis online pemula adalah langsung jualan di tempat berkumpul orang lain. Kecuali dibolehkan, ini praktek yang kurang baik, karena bisa mengganggu baik komunitas maupun pemilik komunitas tersebut.

Akan lebih baik, mencari cara bagaimana Anda bisa menarik mereka berkumpul di tempat berkumpul yang Anda kuasai. Bisa apa saja, tapi strategi saya buat 2 tempat berkumpul yang terbuka dan yang tertutup.

Yang terbuka misalnya Channel Youtube, Group Facebook, Halaman Facebook/Instagram, Blog, dan sebagainya.

Kemudian arahkan ke tempat berkumpul tertutup, dan yang terbaik adalah email list. Kenapa? Karena cuma Anda yang bisa mengirim email. Kalau pun terjadi komunikasi, akan terjadi dua arah.

Selanjutnya bisa dibaca panduan email marketing disini.

Cara menarik mereka agar bisa masuk ke tempat berkumpul dengan Anda, bisa dengan berbagai cara:

  1. Jika tempat berkumpul berupa media sosial, Anda bisa menerapkan pemasaran media sosial yang sudah dibahas disini. Di bio Anda pasang link menuju tempat berkumpul, misalnya halaman pendaftaran (opt-in page).
  2. Jika tempat berkumpul berupa content publishing, seperti blog atau youtube, Anda bisa mencari cara kolaborasi dengan pemiliknya untuk memberikan konten bagi mereka. Tentu ini akan menarik perhatian audiens kepada Anda.
  3. Cara lain adalah bisa dengan iklan atau membayar. Bisa iklan dengan Google Ads, Facebook Ads, Tiktok Ads, dan sebagainya. Atau membayar iklan di website mereka. Bisa juga dengan endorse.

Langkah 4 ini bisa menjadi pekerjaan panjang Anda. Terus kumpulkan audiens sampai memiliki angka yang cukup bagus mulai menghasilkan uang. Saya sarankan minimal terkumpul 5000 email list untuk mulai memberikan penghasilan berarti.

Langkah #5: Terus Berikan Value (Manfaat) Bagi Audiens

Sambil terus membangun audiens, terus berikan value kepada audiens Anda. Semakin banyak memberi, maka nantinya Anda akan menerima.

Misalnya dengan mengirimkan link artikel, link video, atau memberikan tips melalui email itu sendiri. Jadikan audiens Anda itu mengenal, menyukai, dan mempercayai Anda.

Langkah #6: Sediakan Produk atau Jasa Yang Menjadi Solusi Bagi Audiens Anda

Langkah 6 ini mulai menghasilkan uang. Namun sebagai pebisnis, mindset kita bukan hanya menghasilkan uang. Tetapi uang dihasilkan karena kita membantu orang lain. Inilah prinsip niaga.

Menjual adalah helping. Bukan semata-mata ingin uang, tetapi membantu. Saat seseorang menjual sesuatu kepada Anda, dia itu hanya mencari tahu, barangkali Anda membutuh solusi yang dia tawarkan. Jadi jangan alergi dengan orang yang menawarkan sesuatu.

Begitu juga dengan Anda. Saat menawarkan sesuatu, mindsetnya Anda ingin membantu mereka yang membutuhkan. Jadi cari tahu, apa yang mereka butuhkan, kemudian berikan solusinya dengan produk atau jasa.

Kadang kita membutuhkan kejelian. Sering kali orang tidak sadar dengan kebutuhannya. Sebenarnya mereka butuh. Maka pandai-pandailah menyadarkan mereka. Ini salah satu bentuk pertolongan kita.

Bagaimana caranya menyediakan produk atau jasa?

  1. Bisa dengan membuatnya sendiri. Saya menyediakan produk dengan membuat ebook sendiri. Juga saya menyediakan jasa yang saya kelola sendiri.
  2. Bisa kolaborasi dengan orang lain. Bisa dalam bentuk afiliasi misalnya. Atau kerjasama lainnya.
  3. Hal yang sama pun bisa dilakukan untuk produk fisik.

Tentu langkah 6 itu bisa nanti. Anda bisa fokus dulu membangun pasar Anda sendiri. Tidak masalah jika belum punya produk. Sambil Anda membangun database pasar Anda, sebenarnya Anda sudah bisa memikirkan, mencari cara, mencari mitra, atau membuat produk/jasa.

OK, demikianlah cara memulai bisnis online tanpa punya produk. Jika ada pertanyaan, silahkan via kolom komentar.


Gratis eBook, Video, dan PDF Khusus untuk member Sukses Bisnis Online Club.

Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.