|

Cara Membuat Tulisan Jualan Online

Saya membuat panduan cara membuat tulisan jualan online ini karena masih banyak yang kesulitan. Mau jualan online, tetapi bingung bagaimana cara menawarkan produk atau jasa.

Mungkin bagi Anda yang jualan produk reseller atau MLM, dari perusahaan sudah ada deskripsi produknya. Kebanyakan orang langsung copy paste.

Masalahnya apa?

Yang jualan bukan hanya Anda, orang lain juga sama. Jika kita hanya copy paste, maka dari segala aspek itu tidak efektif. Dari segi SEO juga tidak akan ranking. Dan kita juga tidak memiliki perbedaan dengan orang lain.

Apa lagi jika produk Anda memang belum ada deskripsinya sama sekali. Maka perlu kemampuan bagaimana cara membuat tulisan jualan online. Dan bisa jadi, satu produk membutuhkan banyak tulisan yang berbeda.

Untuk memenangkan persaingan SEO, Anda membutuhkan tulisan yang unik, teroptimasi SEO, dan jumlah kata yang memadai, minimal 600 kata.

Baik untuk di blog, social media, website, landing page, dan toko online.

cara membuat tulisan jualan

Komponen Tulisan Yang Menjual

Deskripsi Produk Saja Tidak Cukup

Kadang deskripsi produk yang ada sangat sedikit. Tidak mencapai 600 kata. Banyak yang merasa kesulitan bagaimana mengembangkannya menjadi tulisan jualan online yang menjual dan bagus untuk SEO.

Bagus untuk SEO selain harus teroptimasi untuk kata kunci tertentu, juga memiliki panjang yang cukup agar bisa bersaing.

Dan itu mudah jika kita memasukan unsur-unsur dibawah ini. Menulis 600 kata untuk jualan itu mudah.

Setidaknya ada 10 komponen yang bisa Anda masukan ke tulisan Anda. Ini bisa diterapkan baik di Blog, website, social media, landing page, dan termasuk untuk broadcast email dan WA.

Cara Membuat Tulisan Jualan: Memasukan Komponen Ini

Anda tidak harus memasukan semuanya, tetapi semakin lengkap semakin bagus.

  • The headline
  • Opening text
  • What To Sell
  • Stories
  • Credibility
  • Sub-headings
  • Testimonials
  • Proof it works
  • The offer
  • Risk Reducer
  • The Close
  • Filler

OK, kita bahas satu persatu.

The Headline

Headline adalah kalimat pembuka, yang mengajak pembaca untuk membaca lebih jauh. Harus singkat dan membuat orang tertarik untuk melanjutkan membaca penawaran Anda. Headline biasanya berisi sebuah janji.

Anda bisa menampilkan manfaat utama, kelebihan, perbedaan, testimoni, mekanisme, dan sebagainya di headline. Pilih dengan bijak agar orang mau membaca.

Contoh:

Mau Wajah Kinclong Tanpa Menghabiskan Uang Banyak Untuk Ke Salon?

Buatlah headline dengan tulisan yang mencolok, menarik perhatian, dan jelas terbaca. Jika Anda menggunakan page builder untuk membuat halaman (landing page) Anda bisa mendesainnya dengan desain yang mencolok.

Jika tidak bisa, misalnya cuma bisa teks saja, tidak masalah, yang penting letakan di awal.

Opening Text (Kalimat Pembuka)

Jika headline memberikan janji, maka kalimat pembuka memberikan harapan. Harapan bahwa si pembaca bisa mendapatkan janji tersebut.

Saat pembaca membaca headline yang menjanjikan sesuatu, maka mungkin akan muncul pertanyaan di dalam hatinya. “Memangnya bisa?”

Nah, kalimat pembuka langsung menjawab keraguan. Tidak harus detil (nanti bisa dibahas detilnya di bagian lain), intinya saja dulu.

Apa fitur utama produk Anda yang memungkinkan bisa memenuhi janji Anda? Jelaskan secara singkat disini.

Kalimat pembuka juga bisa menjadi penghantar untuk masing-masing angel. Atau untuk kata kunci berbeda. Seperti dijelaskan disini, bahwa satu produk bisa menggunakan kata kunci berbeda.

Misalnya Anda membidik kata kunci yang mentarget pasar yang problem aware. Maka jelaskan bagaimana produk Anda bisa mengatasi masalah mereka.

Sebenarnya bukan kalimat, tetapi paragraph dan bisa beberapa paragraph. Mungkin 1-5 paragraph bisa menjadi pembuka penawaran Anda.

What To Sell

Banyak orang yang tidak suka bertele-tele, maka langsung saja Anda menjelaskan produk Anda lebih detail disini.

Apa saja yang dijelaskan?

  • Produk atau jasa apa yang Anda jual? Harus jelas. Jangan sampai si pembaca bertanya-tanya tentang apa yang kita jual.
  • Apa manfaat atau fungsinya? Bisa sekaligus menjelaskan masing-masing fitur yang dilengkapi manfaat atau fungsinya.
  • Apa kelebihan produk atau jasa Anda? Jika bisa, produk Anda adalah satu-satunya yang ada. Jika bukan satu-satunya, jadilah yang terbaik. Jika produk yang Anda jual sama dengan yang dijual orang lain, lalu apa yang membedakan?
  • Berapa harganya? Tentu orang akan bertanya tentang harga. Boleh Anda cantumkan langsung, boleh juga berikan kontak supaya mereka menghubungi Anda.

Stories (Cerita)

Orang suka cerita, orang lebih tergerak dengan cerita, dan lebih percaya dengan cerita. Untuk itu selalu tambahkan cerita dalam penawaran Anda.

Mungkin ada bagian khusus yang berisi cerita. Atau bisa juga menyisipkan cerita di berbagai tempat. Paragrap pembuka bisa ditambahkan cerita. Saat Anda menjelaskan manfaat produk, bisa ditambahkan cerita. Dan sebagainya.

Credibility (Kredibilitas)

Sederhananya: Cantumkan nama Anda, nama perusahaan (toko), nama profesi, alamat (rumah/kantor/toko), dan no HP. Lebih bagus tampilkan website Anda.

Untuk jualan produk biasa, minimal inilah yang Anda tampilkan. Tujuannya agar pembaca lebih percaya dengan Anda.

Kadang, produk atau jasa tertentu membutuhkan kredibilitas lebih. Misalnya keahlian, pengalaman, penghargaan, pendidikan, dan portfolio. Maka sedapat mungkin, tampilkanlah.

Sub-headings

Sub-headings atau sub judul menjadi bagian penting dalam sebuah penawaran. Terutama jika penawaran yang cukup panjang.

Tugas Sub-headings selain untuk mengorganisasi penulisan, juga untuk menjaga agar pembaca terus membaca. Tidak membosankan.

Setiap beberapa paragraph baiknya diselingi sub-heading. Juga memudah saat orang mau membaca cepat. Bahkan ada yang menyarankan bagaimana caranya orang bisa faham hanya dengan membaca sub heading.

Testimonials

Silahkan masukan testimoni-testimoni terbaik berkaitan dengan produk Anda. Atau perusahaan produk Anda. Atau testimoni tentang diri Anda.

Testimoni bisa berupa video, gambar, dan tulisan.

Bukti Keberhasilan

Testimoni sebenarnya sudah menjadi bukti. Namun Anda juga bisa menampilkan bukti lain. Misalnya berdasarkan riset, percobaan, demo, jurnal ilmiah, kutipan ahli, kutipan buku, dan sebagainya.

Jika yang berkaitan produk Anda belum ada atau sulit, cobalah riset berdasarkan fiturnya. Misalnya ada sebuah obat yang mengandung akar alang-alang untuk mengobati penyakit tertentu. Coba riset tentang akar alang-alang.

The Offer (Penawaran atau Deal)

Penawaran adalah menampilkan daya tarik agar orang mau membeli. Semakin kuat penawaran, semakin besar peluang terjadinya penjualan.

Ada berbagai cara kita melakukan offer. Diantaranya:

  • Menjelaskan value yang jauh lebih besar dibandingkan harganya. Misalnya produk Anda itu sebenarnya senilai Rp 1.000.000, tetapi Anda menjualnya dengan harga Rp 100.000.
  • Rasakan dulu manfaatnya. Jika memungkinkan berikan sample produk, masa trial, dan sebagainya agar pembeli merasakan manfaatnya.
  • Keterbatasan. Jika memang terbatas, maka beritahu bahwa produk atau jasa Anda terbatas.
  • Extra Gratis. Yang paling umum misalnya gratis ongkos kirim. Gratis update. Gratis konsultasi.
  • Bonus juga bisa menarik orang membeli produk Anda.

Penawaran juga ada yang berlaku terus, terbatas, atau spesial. Silahkan sesuaikan dengan kondisi pasar Anda.

Risk Reduction (Menghilangkan Resiko)

Salah satu tantangan jual online adalah ada resiko. Orang sering kali tidak mau mengambil resiko. Maka jelaskan bahwa Anda yang mengambil resiko.

Caranya mudahnya dengan Garansi uang kembali misalnya. Atau garansi sampai. Garansi ganti produk. Dan sebagainya.

Closing

Closing atau CTA adalah mengajak pembaca untuk langsung order atau memesan. Closing bisa berupa kesimpulan dari apa yang Anda tawarkan sekaligus menunjukan cara memesan atau menghubungi Anda.

Closing tidak hanya diletakan di akhir penawaran Anda. Anda bisa berkali-kali meletakan di berbagai tempat. Bahkan dimulai dari tepat dibawah headline. Kemudian dibawah penjelaskan produk. Dibawah testimoni, dan sebagainya.

Filler (Pengisi)

Untuk kebutuhan SEO, sering kali meski pun kita sudah menjelaskan “semuanya” tetap saja jumlah katanya masih terlalu sedikit. Misalnya masih dibawah 600 kata.

Anda bisa menambahkan tulisan pengisi agar tulisan Anda diatas 600 atau lebih. Anda bisa meletakan pengisi dibawah penawaran Anda.

Tetap konten filler harus relevan dengan produk yang kita tawarkan. Anda bisa menambahkan konten dengan membahas:

  • Lebih detil dan ilmiah tentang fitur-fitur dari produk Anda. Jika produk Anda banyak fitur, maka pembahas akan panjang.
  • Membahas manfaat emosional dari manfaat.
  • Periksa kata kunci turunan, biasanya akan muncul ide-ide pembahasan.
  • Periksa kompetitor, apa lagi yang dibahas mereka, bisa menjadi ide untuk kita (bukan dicopas).
  • Membahas testimoni. Pilih salah satu testimoni, kemudian berikan komentar atay penjelasan.
  • Dan sebagainya.

Mungkin perlu riset dan mencari bahan-bahan. Dengan sedikit kemauan usaha, kita bisa membuat tulisan jualan online yang bukan hanya menjual tetapi teroptimasi dan kuat secara SEO.

Ringkasan Cara Membuat Tulisan Jualan Online

Cara membuat tulisan jualan online itu tidak sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan kemauan untuk riset dan kemudian menyusunnya menjadi sebuah tulisan baru.

Pertama Anda fahami komponen-komponen apa saja dalam sebuah tulisan jualan, kemudian riset, kumpulkan bahan, dan susun.

Kedua tambahkan pengisi untuk keperluan SEO yang didapatkan dari pembahasan lebih detil dari fitur, pembahasan emosial, ide-ide dari kata kunci turunan, dan ide dari pesaing.

Jika Anda tidak punya waktu untuk melakukan ini, Anda boleh menggunakan jasa membuat artikel SEO kami.

Untuk meningkatkan pemilihan kata-kata, kalimat, dan bagaimana cara memolesnya, Anda bisa belajar Copywriting disini.

Demikian cara membuat tulisan jualan online, semoga membantu.


Gratis eBook, Video, dan PDF Khusus untuk member Sukses Bisnis Online Club.

Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.