Bingung Memulai Bisnis Atau Jual Apa? Coba Lakukan Ini

Bingung memulai bisnis atau bingung mau menjual apa atau bingung mau menggunakan media apa, itu adalah hal yang wajar. Kita memang akan dihadapatkan dengan pengambilan keputusan. Dan pengambilan keputusan bisa membingungkan.

Tapi, bukan tidak ada solusinya. Baik dalam kehidupan produk, kerja, bisnis kecil, dan apalagi bisnis besar, pengambilan keputusan ada sesuatu yang penting. Harus menjadi perhatian. Apalagi di perusahaan besar, kesalahan mengambil keputusan bisa menimbulkan kerugian.

Lalu bagaimana cara mengambil keputusan yang tepat? Adakah metode yang bisa kita lakukan agar pengambilan keputusan kita tepat?

Tentu saja ada. Setelah mengetahui ilmunya, Anda tidak akan bingung lagi.

Kemampuan mengambil keputusan dengan cepat sangat penting dalam bisnis. Kemampuan ini akan membuat bisnis Anda lancar. Karena dalam bisnis akan dipenuhi dengan proses pengambilan keputusan

Yang belum mulai pun karena bingung, bisa segera memulainya.

Bingung Memulai Bisnis Atau Jual Apa? Coba Lakukan Ini

Bisnis Itu Dengan Data

Kita tidak bisa mengambil keputusan alias bingung karena sering kali tidak punya data. Padahal kalau kita melihat data, kita bisa lebih mudah mengambil keputusan. Kemudian data tersebut diukur dengan kriteria kita, jika masuk, maka kita bisa mengambil keputusan dengan mudah.

Cara Memilih Produk Dengan Data

Saya mengenal beberapa penjual online yang menggunakan iklan Facebook dengan menjual berbagai produk. Produknya banyak, bertambah, berkurang, dan terus berubah.

Lalu apa yang menjadi keputusan mereka memilih produk? Data. Misalnya mereka meriset produk mana yang sedang laris saat ini. Mereka mencari data, kemudian mereka kumpulkan, kemudian analisa, lakukan percobaan, dan ambil keputusan.

Pasti berhasil? Tidak, tetapi dengan metode seperti ini peluang keberhasilannya lebih besar. Jauh lebih menguntung dibandingkan tidak mengambil keputusan.

Bagaimana jika kita tidak menemukan data? Maka kita bisa mengumpulkan data dengan percobaan. Seorang pebisnis tidak akan menyerah begitu saja.

Misalnya, apakah sebuah produk itu akan laku atau tidak, anggap tidak ada data yang tersedia, maka lakukan percobaan. Promosikan produk tersebut, kemudian lihat hasilnya. Sederhana bukan?

Yang perlu diperhatikan, saat melakukan percobaan pastikan datanya cukup. Jangan hanya karena baru posting di status Facebook sudah mengambil keputusan. Berikan jumlah dan waktu yang cukup sehingga bisa mengambil kesimpulan dan keputusan.

Tetapi juga jangan terlalu besar sehingga menghabiskan waktu biaya. Anda harus punya anggaran baik waktu dan biaya untuk melakukan ujicoba. Bahkan produk yang sudah ada datanya, cukup laku, perlu juga melakukan percobaan untuk memastikan.

Memilih Metode dan Media

Selain bingung memilih produk, kadang kita juga sering bingung memilih jualan dimana (media atau platformnya). Juga bingun strategi apa yang mau digunakan.

Sekali lagi, gunakan data. Coba lakukan riset. Apakah Anda mau menggunakan Google? Coba riset, seberapa banyak orang mencari produk Anda di Google. Jika cukup banyak, bisa menggunakan Google. Jika sedikit, mungkin bisa menggunakan media sosial atau iklan.

Kita perlu menganalisa karakter apa yang kita jual, metode, dan media yang kita gunakan. Lihat kecocokannya. Contoh: jika produk mahal dan berupa produk kebutuhan, mungkin Google lebih tepat. Untuk produk keinginan dengan harga murah, bisa dicoba media sosial.

Dan tentu analisa pun perlu divalidasi dengan percobaan. Jadi, percobaan itu tidak bisa hindari. Salah satu mental seorang pengusaha atau pebisnis adalah mau mencoba. Lakukan eksperimen.

Bingung Memulai Bisnis? Coba Lakukan Ini

Mengambil keputusan adalah bagian dari bisnis. Memilih keputusan adalah bagian dari bisnis. Meeting-meeting yang sering diadakan di perusahaan, salah satu tujuannya untuk mengambil keputusan.

Tugas seorang pebisnis adalah berani mengambil keputusan. Keputusan yang salah jauh lebih baik dari pada tidak mengambil keputusan. Karena tidak mengambil keputusan sebenarnya sama dengan memutuskan untuk tetap pada kondisi saat ini.

Saat kita mengambil keputusan, bahkan jika keputusan itu salah, itu tetap bermanfaat daripada tidak mengambil keputusan. Maka miliki keberanian mengambil keputusan dengan cepat.

Tentu, seperti dijelaskan diatas, kita perlu mengalokasikan baik waktu, tenaga, maupun biaya untuk melakukan hal ini:

  1. Riset artinya mencari dan mengumpulkan data.
  2. Menganalisa untuk mempelajari data sehingga mengambil kesimpulan.
  3. Pelakukan percobaan untuk memvalidasi hasil analisa.

Setelah itu maka Anda bisa mengambil keputusan. Sekali jangan takut salah. Kita sudah melakukan pemikiran secara maksimal, kemudian kita ambil keputusan untuk implementasikan.

Ada yang mengatakan, jangan terlalu banyak mikir. Betul. Yang namanya terlalu banyak itu tidak baik. Tetapi tetap harus mikir. Kita diberi nikmat oleh Allah beruka pikiran, kenapa tidak digunakan.

Orang-orang sukses katanya mereka mengalokasikan 5 jam per minggunya untuk berpikir. Cobalah Anda alokasikan 5 jam per minggu untuk memikirkan produk, metode, dan media. Artinya lakukan riset kemudian lakukan analisa.

Ambil keputusan kemudian lakukan percobaan di waktu lainnya. Jika berhasil lanjutkan. Jika tidak berhasil, maka hentikan.

Alokasi berpikir 5 jam per minggu tidak salahnya kita lakukan secara rutin. Baik keputusan kita sebelumnya berhasil atau tidak. Kita bisa berpikir untuk meningkatkan yang sudah jalan, memikirkan media baru, metode baru, bahkan memikirkan produk baru untuk tambahan jika memungkinkan.

Jujur saja, banyak orang yang kurang berpikir selain terlalu banyak berpikir. Jadi lakukan secara seimbang. Ada alokasi untuk berpikir, belajar, dan bertindak.

Bingung memulai bisnis, sering kali karena kita kurang berpikir secara serius dan terarah. Maka mulailah berpikir secara serius dan terarah. Tidak perlu terlalu lama, cukup 5 jam per minggu, itu sudah sangat cukup.

Semua Keputusan Ada Ditangan Anda

Sebagai seorang pebisnis yang sekaligus seorang leader, Anda perlu memahami mindset ini: semua keputusan ada ditangan Anda. Konsekuensinya adalah akibatnya pun untuk Anda dan tanggung jawab Anda.

Kalaulah Anda menerima saran dari karyawan, mentor, teman, artikel di internet, dan sebagainya, tetaplah Anda memutuskan. Anda yang memutuskan apakah menerima saran atau tidak.

Bahkan saat Anda meminta orang lain untuk memutuskan untuk Anda, tetap tanggung jawab ada pada diri Anda. Sebaiknya ini tidak dilakukan. Anda tidak boleh mengantungkan keputusan dari orang lain. Minta saran boleh, tapi keputusan final ada di tangan Anda.

Jadi, bingung memulai bisnis? Ambil keputusan. Terlepas salah atau benar, itu lebih baik daripada tetap bingung atau tidak mengambil keputusan.


Gratis eBook, Video, dan PDF Khusus untuk member Sukses Bisnis Online Club.

Selengkapnya Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.